Suara.com - Motor listrik semakin populer di Indonesia, salah satunya adalah Indomobil eMotor Tyranno yang dikenal dengan desain tangguh dan fitur modern. Namun, pertanyaan paling sering muncul sebelum membeli adalah berapa biaya bulanan motor listrik seperti Tyranno? Apakah benar lebih hemat dibanding motor bensin?
Artikel ini akan membahas simulasi biaya bulanan Tyranno secara realistis, berdasarkan konsumsi listrik, jarak tempuh, hingga kebiasaan penggunaan harian.
Sekilas Spesifikasi yang Mempengaruhi Biaya
Sebelum masuk ke perhitungan, penting memahami spesifikasi utama:
- Kapasitas baterai: ±2,45 kWh
- Jarak tempuh: hingga 110 km sekali charge
- Biaya isi penuh: sekitar Rp6.000 – Rp7.000
Itu artinya, motor ini tergolong sangat efisien untuk penggunaan harian.
Simulasi Biaya Listrik Harian
Mari kita mulai dari yang paling dasar: biaya charging.
- 1x Full Charge: Biaya ± Rp6.500 (rata-rata), jarak tempuh ± 110 km
- Artinya: Biaya per km sekitar Rp59/km
Simulasi Penggunaan Harian
Kita pakai skenario umum pengguna motor di Indonesia, dengan asumsi:
- Jarak tempuh: 30 km per hari
- Pemakaian: 30 hari
Perhitungan:
- Total jarak: 900 km/bulan
- Kebutuhan charge: 900 ÷ 110 = 8–9 kali charge
Biaya listrik bulanan:
- 9 × Rp6.500 = Rp58.500 / bulan
- Dibulatkan: ± Rp50.000 – Rp70.000 per bulan
Perbandingan dengan Motor Bensin

Sebagai gambaran, motor bensin (rata-rata):
- Konsumsi: 40 km/liter
- Harga bensin: Rp10.000/liter
Biaya:
- 900 km ÷ 40 = 22,5 liter
- 22,5 × Rp10.000 = Rp225.000 / bulan
Biaya Tambahan Bulanan