Apakah Motor Listrik Gesits Bangkrut? Begini Rangkuman Faktanya

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 14 April 2026 | 14:38 WIB
Apakah Motor Listrik Gesits Bangkrut? Begini Rangkuman Faktanya
Pekerja merakit sepeda motor listrik Gesits di pabrik PT Wika Industri Manufaktur (WIMA), Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021) [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj]

Suara.com - Belakangan ini, media sosial dan forum otomotif di Indonesia ramai membahas kabar bahwa motor listrik Gesits telah bangkrut atau berhenti beroperasi.

Isu ini menyebar cukup cepat dan menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pengguna maupun calon pembeli kendaraan listrik buatan dalam negeri tersebut.

Tidak sedikit yang bertanya-tanya, apakah benar Gesits sudah tidak lagi diproduksi dan dijual di Indonesia. 

Padahal, Gesits Motor Nusantara merupakan salah satu pelopor motor listrik nasional yang sejak awal didukung oleh pemerintah dan industri dalam negeri. Kehadirannya menjadi simbol perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus bagian dari upaya transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Namun, seperti industri kendaraan listrik lainnya, Gesits juga menghadapi tantangan besar, mulai dari perubahan kebijakan subsidi hingga penurunan daya beli masyarakat. Kondisi inilah yang kemudian memicu berbagai spekulasi, termasuk kabar yang menyebut perusahaan tersebut sudah gulung tikar. 

Lalu, bagaimana fakta sebenarnya? Apakah Gesits benar-benar bangkrut, atau hanya terdampak kondisi pasar? Berikut penjelasan lengkapnya.

Faktanya, kabar tersebut tidak sepenuhnya benar. Isu bangkrut yang beredar ternyata berasal dari informasi yang tidak terverifikasi di media sosial dan forum otomotif. Tidak ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa Gesits telah menghentikan operasionalnya. Justru sebaliknya, pihak perusahaan telah memberikan klarifikasi bahwa mereka masih menjalankan bisnis seperti biasa.

Dalam pernyataan resminya, Gesits Motor Nusantara menegaskan bahwa mereka tidak menghentikan produksi maupun penjualan motor listrik di Indonesia. Aktivitas operasional masih berjalan, termasuk distribusi unit ke pasar.

Model-model yang selama ini dikenal, seperti G1 dan varian lainnya, juga masih tersedia dan dipasarkan kepada konsumen.

baca juga
Gesits GV1. (Gesits)
Gesits GV1. (Gesits)

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan motor listrik, termasuk Gesits, memang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini bukan hanya dialami oleh satu merek saja, tetapi juga hampir seluruh pemain di industri kendaraan listrik nasional. Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan kebijakan subsidi dari pemerintah yang sebelumnya menjadi faktor pendorong utama minat masyarakat.

Ketika subsidi berkurang atau tidak lagi tersedia, harga motor listrik menjadi relatif lebih tinggi di mata konsumen. Akibatnya, banyak calon pembeli yang menunda atau bahkan membatalkan keputusan untuk beralih ke kendaraan listrik.

Kondisi ini secara langsung berdampak pada penjualan, sehingga terlihat seperti terjadi penurunan aktivitas bisnis.

Namun, penting untuk dipahami bahwa penurunan penjualan tidak sama dengan kebangkrutan. Dalam dunia bisnis, terutama di industri yang masih berkembang seperti kendaraan listrik, fluktuasi pasar adalah hal yang wajar. Perusahaan masih bisa beroperasi, beradaptasi, dan mencari strategi baru untuk bertahan di tengah perubahan.

Selain faktor ekonomi, tantangan lain yang dihadapi industri motor listrik di Indonesia adalah infrastruktur dan edukasi pasar.

Tidak semua konsumen merasa siap beralih ke kendaraan listrik, baik karena keterbatasan fasilitas pengisian daya maupun kekhawatiran terhadap performa dan daya tahan baterai. Hal ini turut memengaruhi tingkat adopsi secara keseluruhan.

Gesits. (Tokopedia)
Gesits. (Tokopedia)

Di tengah kondisi tersebut, Gesits Motor Nusantara tetap berupaya mempertahankan eksistensinya di pasar. Kehadiran produk yang masih dijual dan diproduksi menjadi bukti bahwa perusahaan belum berhenti beroperasi.

Justru, situasi ini bisa dilihat sebagai fase penyesuaian yang sedang dialami oleh industri kendaraan listrik secara keseluruhan.

Kesimpulannya, kabar bahwa motor listrik Gesits bangkrut tidak terbukti benar. Gesits Motor Nusantara masih menjalankan produksi dan penjualan seperti biasa, meskipun menghadapi tantangan pasar yang cukup besar.

Penurunan penjualan yang terjadi merupakan bagian dari dinamika industri, bukan tanda bahwa perusahaan telah berhenti beroperasi.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Motor Listrik Dengan Baterai LiFePO4, Lebih Awet dan Tidak Cepat Panas

5 Motor Listrik Dengan Baterai LiFePO4, Lebih Awet dan Tidak Cepat Panas

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 15:04 WIB

Biaya Bulanan Polytron Fox R: Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh Mending Mana?

Biaya Bulanan Polytron Fox R: Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh Mending Mana?

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 14:45 WIB

Mengupas Jejak dan Sejarah Emmo, Motor Listrik Misterius yang Kantongi Pesanan Raksasa dari BGN

Mengupas Jejak dan Sejarah Emmo, Motor Listrik Misterius yang Kantongi Pesanan Raksasa dari BGN

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 14:51 WIB

Berapa Biaya dan Pajak Motor Listrik Polytron Fox 500? Segini Hitungannya

Berapa Biaya dan Pajak Motor Listrik Polytron Fox 500? Segini Hitungannya

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 09:23 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38 WIB

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Bukan Cuma Merah! Ini 5 Warna Pintu Menurut Feng Shui yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

×