- Penjualan mobil LCGC pada kuartal pertama tahun 2026 anjlok hingga 29,9 persen.
- Harga LCGC yang melambung mendekati Rp200 juta menghilangkan esensi label mobil murah.
- Pembeli pertama yang sensitif terhadap harga dan bunga kredit perlahan meninggalkan segmen ini.
Berikut rincian volume penjualan LCGC dari tahun ke tahun:
- 2021: 146.520 unit
- 2022: 158.206 unit
- 2023: 204.705 unit (Tahun puncak penjualan)
- 2024: 176.766 unit (Awal mula tren penurunan)
- 2025: 122.686 unit
- 2026 (Januari–Maret): 28.831 unit
Melihat grafik yang terus menukik tajam, masa depan LCGC di industri otomotif tanah air patut dipertanyakan.
Jika pabrikan tidak segera menemukan racikan yang pas untuk mengembalikan esensi harga terjangkau, bukan tidak mungkin mobil yang dulu digadang-gadang sebagai solusi transportasi rakyat ini akan benar-benar tergerus oleh zaman.