Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 18 April 2026 | 16:23 WIB
Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?
Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Menyusul? [Shutterstock/Rainer Plendl]
baca 10 detik
  • Pangsa pasar pabrikan otomotif Jepang di Thailand anjlok drastis akibat serbuan mobil China. 
  • Era mobil listrik dan otomatisasi pabrik memicu ancaman PHK massal bagi pekerja otomotif. 
  • Serikat pekerja mendesak adanya pelatihan ulang, bukan sekadar pesangon bagi buruh yang terdampak. 

Suara.com - Persaingan sengit industri otomotif di Thailand kini menjadi perhatian serius bagi negara tetangga seperti Indonesia. Dominasi pabrikan Jepang yang selama ini mengakar kuat mulai runtuh secara perlahan.

Kehancuran takhta merek lawas ini bukan satu-satunya masalah besar yang sedang terjadi. Ada bom waktu yang siap meledak di balik transisi industri menuju kendaraan listrik.

Nasib sekitar satu juta pekerja pabrik kini berada di ujung tanduk. Mereka terancam kehilangan mata pencaharian akibat masifnya penggunaan robot dan pergeseran teknologi perakitan.

Tsunami Mobil China dan Runtuhnya Raksasa

Data Automotiveworld pada awal 2026 menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan. Penguasaan pasar merek Jepang di negeri Gajah Putih menyusut dari 90 persen menjadi 70 persen.

Sebaliknya, merek-merek asal China justru sedang menikmati masa kejayaan. Nama-nama besar seperti BYD, GWM, dan Chery mencatat lonjakan pasar hingga empat kali lipat.

Kondisi ini memaksa para pemain lama melakukan konsolidasi besar-besaran untuk bertahan hidup. Bahkan, Suzuki dan Subaru telah memilih angkat kaki dan menutup pabrik mereka di sana.

Nissan Micra. (Carscoops)
Nissan Micra. (Carscoops)

Robot Datang, Manusia Terbuang?

Gempuran mobil listrik dari China benar-benar mengubah cara pabrik beroperasi. Kapasitas produksi jutaan unit per tahun kini lebih banyak mengandalkan otomatisasi canggih.

baca juga

Mobil listrik membutuhkan komponen yang jauh lebih sedikit ketimbang kendaraan konvensional. Hal ini otomatis memangkas kebutuhan tenaga kerja manusia di jalur perakitan.

Merespons krisis ini, federasi serikat pekerja internasional, IndustriALL Global Union, langsung angkat bicara. Mereka meminta perusahaan tidak mengambil langkah sepihak.

"Dari perspektif serikat pekerja, hal paling mendasar adalah adanya serikat itu sendiri. Perusahaan tidak boleh menutup ruang bagi pekerja untuk memiliki suara kolektif dan terlibat dalam dialog," ujar Direktur Industri Otomotif dan Dirgantara IndustriALL Global Union Georg Leutert.

Pesangon Saja Tidak Cukup

Keterlibatan pekerja dalam menentukan arah perusahaan kini menjadi sangat vital. Keputusan manajemen akan berdampak langsung pada kelangsungan hidup ratusan ribu keluarga.

"Harus ada pertukaran yang berkelanjutan antara manajemen dan pekerja untuk mencari solusi bersama. Selain itu, perusahaan juga harus melihat dampaknya terhadap masyarakat luas," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 15:53 WIB

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam

Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Sering Makan Enak tapi Jarang Gerak? Anak Muda Juga Perlu Peduli Kolesterol

Sering Makan Enak tapi Jarang Gerak? Anak Muda Juga Perlu Peduli Kolesterol

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Bosan Slasher? Ini 9 Film Folk Horror yang Cocok Ditonton saat Halloween

Bosan Slasher? Ini 9 Film Folk Horror yang Cocok Ditonton saat Halloween

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Sandiwara Mangrove Massal: Selamatkan Alam atau Cuma Formalitas Pejabat?

Sandiwara Mangrove Massal: Selamatkan Alam atau Cuma Formalitas Pejabat?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:15 WIB

5 Rekomendasi Kado Pernikahan Elektronik Murah yang Tidak Murahan, Berguna untuk Pasutri Baru

5 Rekomendasi Kado Pernikahan Elektronik Murah yang Tidak Murahan, Berguna untuk Pasutri Baru

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar

Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Mulai Melunak, Menperin Berharap Investasi Singapura Tetap Mengalir ke Indonesia

Mulai Melunak, Menperin Berharap Investasi Singapura Tetap Mengalir ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×