Suara.com - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jadi salah satu kebutuhan pokok di dunia. Di Indonesia, BBM ini dipisahkan menjadi dua jenis berbeda, yakni subsidi dan non subsidi.
Untuk tahu pembagiannya, berikut ulasan singkat tentang BBM non subsidi apa saja di Indonesia dan informasi kenaikan harga yang terjadi belakangan ini.
Kabar mengenai perubahan harga ini disampaikan oleh PT Pertamina (Persero). Kenaikan terjadi pada jenis BBM non subsidi dan berlaku mulai hari Sabtu, 18 April 2026 lalu.
Namun masyarakat diimbau tidak cemas, karena kenaikan hanya dilakukan pada jenis non subsidi.
BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja?
![Pertamina mengatakan informasi harga Pertamax dan BBM Non subsidi lainnya yang beredar pada Senin (30/3/2026) belum pasti. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/30/78397-harga-pertamax-harga-bbm-non-subsidi.jpg)
BBM jenis non subsidi di Indonesia sendiri ada beberapa jenis, antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, Pertamax, dan Pertamax Green.
Namun demikian tidak semua jenis BBM non subsidi ini mengalami kenaikan harga.
Hanya tiga jenis BBM non subsidi yang mengalami kenaikan harga, ketiganya adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Kenaikan yang dilakukan juga beragam tergantung dengan lokasi dan area BBM non subsidi tersebut dijual. Gambarannya adalah sebagai berikut.
1. Area Sumatera
Untuk area Sumatera, update harga terbaru BBM non subsidi adalah sebagai berikut:
- Pertamax, mulai dari Rp11.550 per liter
- Pertamax Turbo, mulai dari Rp18.450 per liter
- Dexlite, mulai dari Rp22.150 per liter
- Pertamina Dex, mulai dari Rp22.700 per liter
2. Area Jawa
- Pertamax, mulai dari Rp12.300 per liter
- Pertamax Turbo, mulai dari Rp19.400 per liter
- Dexlite, mulai dari Rp23.600 per liter
- Pertamina Dex, mulai dari Rp23.900 per liter
3. Area Bali dan Nusa Tenggara
- Pertamax, mulai dari Rp12.300 per liter
- Pertamax Turbo, mulai dari Rp19.400 per liter
- Dexlite, mulai dari Rp24.150 per liter
- Pertamina Dex, mulai dari Rp23.900 per liter
4. Area Kalimantan
- Pertamax, mulai dari Rp12.600 per liter
- Pertamax Turbo, mulai dari Rp19.850 per liter
- Dexlite, mulai dari Rp24.150 per liter
- Pertamina Dex, mulai dari Rp24.450 per liter
5. Area Sulawesi
- Pertamax, mulai dari Rp12.600 per liter
- Pertamax Turbo, mulai dari Rp19.850 per liter
- Dexlite, mulai dari Rp24.150 per liter
- Pertamina Dex, mulai dari Rp24.450 per liter
6. Area Maluku dan Papua
- Pertamax, mulai dari Rp12.600 per liter
- Pertamax Turbo, mulai dari Rp19.850 per liter
- Dexlite, mulai dari Rp24.150 per liter
- Pertamina Dex, mulai dari Rp24.450 per liter
Perubahan berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan nilainya cukup besar. Kenaikan terjadi dengan persentase yang signifikan, sehingga direspon oleh masyarakat luas dengan berbagai tanggapan dan pendapat.
Kenapa Pertamax dan Pertamax Green Tidak Naik?
Meski termasuk dalam kelas BBM non subsidi, namun kedua BBM ini tidak masuk dalam jenis yang dinaikkan harganya. Secara umum, pertimbangan pemerintah terbagi pada tiga poin berbeda.
- Pertama, menjaga daya beli masyarakat karena pengguna dua BBM ini adalah pengguna harian
- Kedua, stabilitas harga MOPPS dianggap masih dalam batas kewajaran sehingga tidak perlu penyesuaian biaya
- Ketiga, fokus pada keberlanjutan untuk Pertamax Green yang sedang didorong sebagai bahan bakar lebih ramah lingkungan dan masuk akal secara dampak jangka panjang
Hal ini jelas telah dipertimbangkan dan dihitung secara matang, sehingga kenaikan yang diperlukan benar-benar dapat tepat sasaran dan tidak membebani masyarakat lebih dari pada kemampuannya.
Itu tadi sedikit pembahasan tentang BBM non subsidi apa saja di Indonesia dan informasi tentang kenaikan harganya di 18 April 2026 lalu.
Semoga menjadi artikel yang bermanfaat untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya, semoga lancar!
Kontributor : I Made Rendika Ardian