Berapa Pajak Tahunan BYD Atto 1 Mulai Tahun 2026 Efek Aturan Baru? Simak Rincian Lengkapnya

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 22 April 2026 | 10:43 WIB
Berapa Pajak Tahunan BYD Atto 1 Mulai Tahun 2026 Efek Aturan Baru? Simak Rincian Lengkapnya
Berapa Pajak Tahunan BYD Atto 1 Mulai Tahun 2026 Efek Aturan Baru? Simak Rincian Lengkapnya (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pembebasan pajak nol rupiah untuk mobil listrik resmi dihapus melalui Permendagri Nomor 11 Tahun 2026. 
  • Pemilik EV kini diwajibkan membayar Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama secara penuh.
  • Simulasi pajak tahunan BYD Atto 1 diperkirakan mencapai Rp4,95 juta berdasarkan tarif kendaraan konvensional. 

Suara.com - Pemerintah resmi mengubah aturan pajak untuk kendaraan listrik sehingga tak ada lagi pembebasan biaya nol rupiah. Regulasi ini otomatis memengaruhi besaran tagihan tahunan mobil listrik populer seperti BYD Atto 1.

Keputusan tegas ini tertuang dalam Permendagri Nomor 11 Tahun 2026. Dalam pantauan Suara.com, aturan tersebut mencabut keistimewaan bebas tarif pajak yang selama ini memanjakan para pemilik mobil ramah lingkungan.

Dulu, pemilik EV hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp140 ribu hingga Rp150 ribu untuk asuransi kecelakaan. Kini, bersiaplah karena tagihan yang datang akan jauh lebih besar dari angka tersebut.

Selamat Tinggal Pajak Rp0

Perubahan regulasi ini menyasar langsung kendaraan listrik berbasis baterai murni. Fasilitas bebas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB) tidak lagi berlaku mutlak.

Artinya, skema pungutan akan dikembalikan mendekati format tarif mobil konvensional. Pemerintah daerah saat ini bersiap menyesuaikan instrumen penagihan di wilayah masing-masing.

Simulasi Hitungan Tarif BYD Atto 1

mobil BYD Atto 1 (byd.com)
mobil BYD Atto 1 (byd.com)

Mari kita bedah contoh kasus pada BYD Atto 1 yang sangat eksis di jalanan perkotaan. Kendaraan ini sukses mencatatkan penjualan fenomenal sebanyak 7.733 unit sejak peluncurannya.

Dalam lampiran aturan terbaru menetapkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil ini sebesar Rp229 juta. Angka dasar tersebut menjadi patokan utama sebelum masuk ke rumus perhitungan tarif daerah.

baca juga

Pemerintah kemudian menetapkan formula bobot kompensasi sebesar 1,050. Hasil perkaliannya membuat Dasar Pengenaan Pajak (DP) untuk PKB melompat menjadi Rp240,4 juta.

Rincian Biaya Tahunan ke Depan

Angka dasar tersebut lalu dikalikan dengan tarif pajak rata-rata sebesar 2 persen. Hasilnya, muncul nominal Rp4,80 juta sebagai beban pokok pajak tahunan yang harus disetor.

Namun, kewajiban pemilik tidak berhenti sampai di angka jutaan tersebut. Masih ada biaya wajib SWDKLLJ yang dipatok di rentang Rp140 ribu hingga Rp150 ribu.

Jika seluruh elemen tersebut dijumlahkan, total kewajiban bayar bisa menembus Rp4,95 juta per tahun.

Angka ini tentu menjadi bahan pertimbangan baru bagi calon pembeli kendaraan niremisi.

Perlu dicatat, hitungan detail di atas adalah simulasi awal memakai standar pungutan mobil biasa.

Kenyataannya, sejumlah provinsi hingga kini belum mengetuk palu mengenai besaran resmi tarif khusus kendaraan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baterai Mobil Listrik Apa yang Paling Awet? Ini Jenis dan Harganya Tiap Merek

Baterai Mobil Listrik Apa yang Paling Awet? Ini Jenis dan Harganya Tiap Merek

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 08:30 WIB

3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN

3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 09:10 WIB

Solar Mahal, Harga Wuling Cloud EV Seken Berapa? Alternatif Menarik untuk Dilirik

Solar Mahal, Harga Wuling Cloud EV Seken Berapa? Alternatif Menarik untuk Dilirik

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 15:45 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:17 WIB

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:15 WIB

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:13 WIB

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

News | Minggu, 01 November 2026 | 14:05 WIB

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:00 WIB

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 13:59 WIB

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 13:58 WIB

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

Syarat Bikin KK Sendiri Belum Menikah, Simak Ketentuan dan Cara Mengurusnya

Syarat Bikin KK Sendiri Belum Menikah, Simak Ketentuan dan Cara Mengurusnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:52 WIB

×