Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Sabtu, 25 April 2026 | 12:17 WIB
Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya
Ilustrasi spbu di tengah kenaikan harga bbm. (Freepik)
baca 10 detik
  • Toyota Indonesia mengimbau pemilik mobil memilih jenis BBM berdasarkan rasio kompresi mesin, bukan berdasarkan harga jual bahan bakar.
  • Penggunaan oktan rendah pada mesin berkompresi tinggi menyebabkan pembakaran tidak sempurna, suara mesin ngelitik, serta potensi kerusakan komponen.
  • Pemilik kendaraan harus mengikuti rekomendasi pabrikan dalam buku manual guna mencegah kerusakan mesin akibat penggunaan bahan bakar tidak tepat.

Suara.com - Kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) sering bikin pemilik mobil mencari opsi lebih murah dengan menurunkan kadar oktan.

Namun sayang banyak pemilik mobil tidak mempertimbangkan spesifikasi mesin justru bisa berujung pada kerusakan. 

Melansir laman resmi Toyota Indonesia, pemilihan BBM seharusnya mengacu pada rasio kompresi mesin bukan berdasarkan harga.

Rasio kompresi menjadi kunci karena menentukan tekanan dan suhu di ruang bakar. Semakin tinggi kompresi, semakin besar tekanan yang dihasilkan sehingga membutuhkan bahan bakar dengan nilai oktan lebih tinggi agar tidak terbakar sebelum waktunya. 

Jika dipaksakan menggunakan oktan rendah, risiko pembakaran tidak sempurna dan akan menyebabkan knocking atau mesin berbunyi “ngelitik”.

Secara umum, panduan penggunaan BBM berdasarkan rasio kompresi adalah sebagai berikut:

- Kompresi < 9:1 = RON 88–90 (contoh: Pertalite) 

- Kompresi 9:1 – 10:1 = RON 90–92 

- Kompresi 10:1 – 11:1 = RON 92–95 (contoh: Pertamax) 

baca juga

- Kompresi > 11:1 = RON 95–98 (contoh: Pertamax Turbo) 

Penggunaan BBM yang tidak sesuai dapat menimbulkan sejumlah gejala. Dalam jangka pendek, mesin bisa terasa berat, konsumsi bahan bakar lebih boros, dan suhu mesin meningkat. Jika dibiarkan, dampaknya bisa lebih serius seperti penumpukan karbon, injector kotor, hingga kerusakan pada komponen piston dan katup.

Sebaliknya, penggunaan oktan tinggi pada mesin berkompresi rendah juga tidak selalu memberikan manfaat. Pembakaran tidak menjadi lebih efisien, tenaga tidak meningkat signifikan, dan biaya operasional hanya jadi lebih mahal.

Oleh karena itu, di tengah kondisi BBM yang sedang mahal, Toyota mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak sembarangan menurunkan jenis BBM hanya demi penghematan sesaat. Selisih harga bahan bakar dinilai jauh lebih kecil dibanding potensi biaya perbaikan mesin dalam jangka panjang.

Pemilik mobil disarankan untuk selalu mengecek rasio kompresi di buku manual kendaraan dan mengikuti rekomendasi pabrikan dalam memilih BBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB

Barcode MyPertamina Hilang Apa yang Harus Dilakukan? Ikuti 3 Langkah Ini Dijamin Aman

Barcode MyPertamina Hilang Apa yang Harus Dilakukan? Ikuti 3 Langkah Ini Dijamin Aman

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×