- Kiandra Ramadhipa cetak sejarah luar biasa dengan memenangi balapan Jerez meski start dari P17.
- Taktik slipstream dan cutback di tikungan akhir menjadi kunci kemenangan krusial pembalap Indonesia ini.
- Tambahan poin penuh membuat Ramadhipa makin percaya diri menatap seri selanjutnya di Le Mans.
3. Penerus Tradisi Podium: Prestasi ini mempertegas kualitas talenta balap Tanah Air di kancah dunia. Ia melanjutkan tongkat estafet Veda Ega Pratama yang menjadi runner-up musim 2025 lalu.
Fokus Penuh Menatap Le Mans
Tambahan poin maksimal membuat Ramadhipa kini mengoleksi 34 angka di klasemen sementara. Tiket menuju kejuaraan dunia Moto3 perlahan mulai terlihat nyata di depan mata.
Meski begitu, ia menyadari bahwa persaingan musim 2026 masih berjalan sangat panjang. Balapan sensasional di Jerez bukanlah akhir dari segalanya.
"Saya berusaha tetap tenang dan kerja lebih keras untuk seri selanjutnya di Le Mans," tutur Kiandra menutup pernyataannya.
Seri balapan selanjutnya akan digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 9-10 Mei mendatang. Jika konsistensi ini terjaga, lagu kebangsaan kita pasti akan berkumandang lagi.