Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 30 April 2026 | 16:45 WIB
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Harga Toyota Fortuner bekas keluaran 2006 kini setara dengan mobil LCGC di pasaran.
  • Mesin 2.7L VVT-i miliknya terbukti sangat bandel dan cocok untuk jalanan bervariasi Indonesia. 
  • Kabin lega muat tujuh orang dengan fitur keamanan mumpuni siap temani perjalanan Anda. 

Suara.com - Siapa sangka harga mobil bekas Toyota Fortuner generasi pertama kini semakin menggiurkan. Banderolnya ternyata sudah setara dengan deretan mobil LCGC seken di pasaran saat ini.

Membeli Big SUV ini jelas menaikkan gengsi ketimbang meminang city car mungil. Anda bisa tampil layaknya bos besar di jalanan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Bayangkan saja, dana sekitar Rp 120 jutaan biasanya hanya mendapat Toyota Agya tahun 2020. Kini, nominal yang sama sudah bisa menebus sebuah SUV bongsor bertampang sangar.

Dapur Pacu Badak Anti Rewel

Fortuner lansiran 2006 ini menggendong mesin legendaris berkode 2TR-FE. Kapasitasnya mencapai 2.694 cc dengan dukungan teknologi VVT-i dan Electronic Fuel Injection.

Dapur pacu tersebut mampu memuntahkan tenaga hingga 160 PS pada 5.500 rpm. Torsi puncaknya juga sangat buas, yakni menembus 241 Nm di putaran 3.800 rpm.

Ada dua pilihan transmisi yang ditawarkan bagi para konsumen di Tanah Air. Anda bisa memilih manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan dengan penggerak roda 4x2.

Toyota Fortuner (2007). (OLX)
Toyota Fortuner (2007). (OLX)

Kabin Premium nan Lapang

Beralih ke bagian interior, ruang kabinnya terasa sangat lega untuk ukuran mobil lawas. Konfigurasi kursinya sanggup menampung hingga tujuh penumpang dewasa dengan cukup nyaman.

baca juga

Fitur hiburannya terbilang memadai berkat kehadiran perangkat Head Unit Double DIN. Peranti ini bisa memutar CD, MP3, radio, hingga terkoneksi melalui colokan USB.

Pengaturan pendingin udara di dalam kabin sudah mengadopsi teknologi Auto Climate Control. Lingkar kemudinya juga makin praktis dengan hadirnya tombol pengaturan audio yang terintegrasi.

Fitur Keselamatan Bukan Kaleng-kaleng

Urusan keselamatan berkendara pada Big SUV ini tentu tidak perlu diragukan lagi. Sistem pengeremannya sudah dikawal secara penuh oleh teknologi ABS dan EBD yang presisi.

Seluruh baris kursi telah dibekali sabuk pengaman sesuai standar keselamatan pabrik. Kehadiran airbag ganda dan collapsible steering column semakin menjamin perlindungan ekstra saat terjadi benturan.

Manuver parkir juga terasa sangat mudah meski dimensi bodi mobil terbilang besar. Sensor parkir di area belakang siap membantu memandu pengemudi setiap saat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Beli EV Bekas? Jangan Sampai Battery Health-nya di Bawah Angka Ini

Mau Beli EV Bekas? Jangan Sampai Battery Health-nya di Bawah Angka Ini

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:21 WIB

Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik

Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:22 WIB

Pertamina Siapkan Bioetanol untuk E20? Ini 5 Mobil Keluarga Bekas yang Aman

Pertamina Siapkan Bioetanol untuk E20? Ini 5 Mobil Keluarga Bekas yang Aman

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 14:15 WIB

Terkini

MNCN Lepas iNews Group ke Entitas Republikorp

MNCN Lepas iNews Group ke Entitas Republikorp

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

×