CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:44 WIB
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
PGN sukses menggelar program Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) di SPBG Cirebon, Jawa Barat. [Foto Ist.]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana memanfaatkan CNG sebagai alternatif bahan bakar untuk mengurangi ketergantungan impor energi nasional.
  • Pemerintah perlu mempercepat pembangunan infrastruktur SPBG dan mendorong produsen otomotif menyediakan kendaraan berbahan bakar CNG yang terintegrasi secara resmi.
  • Penggunaan teknologi tabung komposit serta transisi ke CNG dapat meningkatkan efisiensi biaya bahan bakar dan mendukung ketahanan energi nasional.

Suara.com - Belakangan ini, nama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sering muncul di pemberitaan gara-gara rencananya membawa gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) masuk ke dapur warga lewat tabung 3 kg.

Harapannya, gas ini bisa jadi alternatif selain LPG yang selama ini mayoritas masih kita impor. Namun, kalau kita mau jujur, potensi CNG sebenarnya jauh lebih besar dari sekadar urusan kompor menyala.

Di banyak negara, CNG sudah jadi "pahlawan" di jalan raya sebagai bahan bakar kendaraan yang murah dan ramah lingkungan.

Lalu, apa yang perlu dilakukan Indonesia supaya CNG tidak cuma mentok di urusan dapur?

Langkah pertama yang paling krusial adalah mempercepat infrastruktur pengisian bahan bakar atau SPBG.

Ini yang dilakukan oleh India

Belajar dari India, kesuksesan mereka dalam mendominasi pasar CNG didorong oleh ketersediaan lebih dari 6.000 stasiun pengisian yang ditargetkan menembus 10.000 unit dalam beberapa tahun ke depan, menurut Down to Earth.

Di Indonesia, jumlah SPBG masih sangat terbatas. PGN Gagas saja baru mengoperasikan 11 unit, ditambah 19 unit milik Pertamina per Mei 2026.

Tanpa jaringan pengisian yang luas, masyarakat akan tetap ragu berpindah dari bensin ke gas karena takut mogok di tengah jalan.

baca juga

Kedua, pemerintah dan pabrikan otomotif perlu berkolaborasi menghadirkan kendaraan factory-fitted CNG atau mobil yang memang sudah dibekali sistem CNG dari pabriknya.

Selama ini, pilihan kita terbatas pada pemasangan converter kit secara mandiri yang sering kali memakan ruang bagasi karena tangki besi yang berat.

Di India, raksasa seperti Maruti Suzuki dan Hyundai sudah menjual versi CNG resmi yang lebih aman dan efisien. Indonesia harus mulai mendorong insentif agar pabrikan mau memproduksi mobil serupa di dalam negeri.

TVS Jupiter CNG (2banh.vn)
Ilustrasi motor berbahan bakar CNG, TVS Jupiter. (2banh.vn)

Teknologi tabung memegang peranan kunci

Selain itu, masalah teknologi tabung juga harus jadi perhatian serius. Kita perlu beralih ke tabung Tipe 4 yang terbuat dari material komposit atau serat karbon.

Tabung jenis ini jauh lebih ringan dan kuat dibandingkan tabung besi konvensional, sehingga tidak akan membebani performa kendaraan secara signifikan.

Menteri Bahlil sendiri sudah memberi sinyal akan menguji coba penggunaan teknologi komposit ini untuk tabung 3 kg.

Jika teknologi ini sukses diterapkan di kendaraan, kekhawatiran soal berat tabung dan keamanan bisa diminimalisir.

Win-win solution dari aspek ekonomi

Mengapa kita harus seserius ini? Jawabannya ada pada efisiensi ekonomi. Bayangkan, kendaraan CNG mampu menempuh 25–30 km per kg, jauh lebih irit dibanding mobil bensin yang rata-rata hanya 15–20 km per liter.

Dari sisi dompet, pengguna bisa menghemat hampir separuh biaya bahan bakar bulanan. Bagi negara, beralih ke CNG berarti mengurangi beban subsidi energi yang sangat besar.

Rendah emisi

Terakhir, CNG harus diposisikan sebagai jembatan realistis menuju era nol emisi. Meski kendaraan listrik (EV) adalah masa depan, hambatan seperti harga awal yang mahal dan infrastruktur pengisian daya yang rumit membuat transisinya butuh waktu lama.

CNG, sebagai bahan bakar fosil yang lebih bersih karena emisi karbon dan nitrogen oksida yang rendah, adalah solusi transisi yang paling masuk akal bagi pengemudi dengan jarak tempuh tinggi seperti angkutan umum dan logistik.

Indonesia punya cadangan gas bumi yang melimpah, jauh melebihi minyak bumi kita sendiri. Sudah saatnya kita tidak hanya "jago kandang" menggunakan gas di dapur, tapi juga menjadikannya energi utama di jalanan demi ketahanan energi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:28 WIB

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:39 WIB

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:25 WIB

5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa

5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital

Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:07 WIB

BRI Bebaskan Biaya Potongan QRIS (MDR 0%) Lewat BRImerchant, Ini Caranya

BRI Bebaskan Biaya Potongan QRIS (MDR 0%) Lewat BRImerchant, Ini Caranya

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor

Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:00 WIB

AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia

AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Contoh Teks MC Malam Tirakatan 17 Agustus Lengkap dengan Doa dan Susunan Acara

Contoh Teks MC Malam Tirakatan 17 Agustus Lengkap dengan Doa dan Susunan Acara

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Prabowo Klaim Kinerja Pemerintahannya 'Oke', Gerindra Sodorkan Angka Kepuasan Publik

Prabowo Klaim Kinerja Pemerintahannya 'Oke', Gerindra Sodorkan Angka Kepuasan Publik

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:41 WIB

2 Rekomendasi Cushion Make Over Terbaik dengan Full Coverage, Tahan 24 Jam

2 Rekomendasi Cushion Make Over Terbaik dengan Full Coverage, Tahan 24 Jam

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Jadwal MotoGP Inggris 2026 Malam Ini: Jorge Martin Pole, Veda Ega Bakal Tancap Gas di Moto3

Jadwal MotoGP Inggris 2026 Malam Ini: Jorge Martin Pole, Veda Ega Bakal Tancap Gas di Moto3

Sport | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Kronologi Santri di Jakabaring Diduga Dianiaya Ustaz hingga Mata Lebam, Dilaporkan ke Polisi

Kronologi Santri di Jakabaring Diduga Dianiaya Ustaz hingga Mata Lebam, Dilaporkan ke Polisi

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:31 WIB

×