Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:57 WIB
Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen
Logo BYD. [Suara.com/Liberty Jemadu]
baca 10 detik
  • Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memicu kewaspadaan bagi industri otomotif nasional, termasuk produsen BYD Indonesia.
  • Luther Panjaitan menegaskan stabilitas daya beli masyarakat menjadi faktor krusial yang menentukan keberlangsungan seluruh segmen industri otomotif nasional.
  • Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan ekonomi nasional guna meredam dampak negatif ketegangan geopolitik global.

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kini mencapai level yang sangat mengkhawatirkan. Kondisi ini mulai memicu alarm waspada dari para pelaku industri otomotif nasional termasuk raksasa otomotif asal China yakni BYD Indonesia.

Head of Marketing PR and Government Relations BYD Indonesia Luther Panjaitan menyatakan keprihatinannya atas dinamika ekonomi yang tengah terjadi. Ia menegaskan bahwa faktor paling krusial bagi industri saat ini bukanlah sekadar teknologi melainkan stabilitas daya beli masyarakat.

“Kita sangat harapkan jangan sampai terjadi satu dampak kepada daya beli. Karena daya beli ini penting buat kita sebagai industri otomotif,” ujar Luther, di Bogor, Kamis (14 Mei 2026).

Penurunan daya beli diprediksi akan menghantam seluruh segmen pasar tanpa terkecuali. Dampaknya tidak hanya menyasar penetrasi mobil listrik atau EV namun juga merambah ke kendaraan bermesin konvensional maupun hybrid.

Jika ekonomi terus tertekan maka seluruh rantai industri otomotif akan merasakan imbas negatif secara langsung.

“Sudah tidak ngomong lagi EV, ngomongin ICE atau hybrid, tapi kalau daya beli yang terpukul tentunya secara keseluruhan dari industri,” kata Luther.

Meskipun tekanan eksternal cukup berat Luther menilai situasi ini merupakan dampak dari ketegangan geopolitik global yang memengaruhi stabilitas banyak negara.

Mobil lIstrik BYD Atto 1 Facelift Meluncur Beijing Auto Show 2026. (Foto: Autohome)
Mobil lIstrik BYD Atto 1 Facelift Meluncur Beijing Auto Show 2026. (Foto: Autohome)

Ia berharap segera ada langkah konkret untuk menstabilkan gejolak ekonomi tersebut agar industri tetap tumbuh.

“Mudah-mudahan segera ada jalan keluar terhadap situasi dan pergolakan ekonomi saat ini,” tuturnya.

baca juga

Terkait potensi lonjakan harga kendaraan akibat membengkaknya biaya impor Luther menyebut hal itu belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri yang diterapkan pemerintah dinilai masih efektif menjadi perisai untuk meredam dampak fluktuasi mata uang asing.

Berdasarkan data pasar keuangan nilai tukar rupiah sempat menyentuh angka Rp17.511 per dolar AS. Pelemahan tajam ini dipicu oleh tingginya volatilitas pasar yang mendorong hengkangnya investor asing dari pasar negara berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen

Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:33 WIB

BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026

BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:15 WIB

5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal

5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 20:22 WIB

Terkini

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×