- Dijual sekitar Rp28,5 juta di Vietnam akibat status CBU melalui importir umum.
- Daya tarik utama ada pada perombakan desain setang telanjang ala skutik adventure.
- Spesifikasi mesin dan fitur 100 persen identik dengan unit di pasar Indonesia.
Suara.com - Kehadiran Honda Vario 125 Street edisi 2026 rupanya tidak hanya menjadi primadona di jalanan Tanah Air, tetapi juga sukses menyita perhatian bikers di negara tetangga. Baru-baru ini, sejumlah importir umum (IU) di Vietnam kedapatan memasukkan skutik bergaya adventure ini ke pasar lokal mereka seperti dilansir dari 2banh.vn.
Menariknya, harga jual yang dipatok menyentuh kisaran 46 juta VND, atau setara dengan Rp28,5 jutaan. Dengan banderol yang melampaui harga OTR Jakarta, muncul satu pertanyaan besar: apakah ada spesifikasi khusus pada Vario 125 Street yang dijual di Vietnam ini?
Desain Stang Naked ala ADV yang Sukses Jadi Magnet
Daya tarik utama yang membuat konsumen Vietnam rela merogoh kocek lebih dalam jelas ada pada perombakan ekstrem di area kemudi.
Honda melucuti batok stang tertutup yang selama ini jadi ciri khas Vario, menggantinya dengan model naked handlebar atau setang telanjang layaknya skutik station wagon bongsor.

Ubahan ini tidak hanya mendongkrak aura street style yang jauh lebih agresif, tetapi juga merombak ergonomi berkendara menjadi lebih sigap.
Sensasi berkendara ala motor sport makin kental berkat panel instrumen full digital yang kini diposisikan terpisah alias berdiri sendiri.
Komparasi Harga dan Fitur Identik
Bicara soal selisih harga, banderol Rp28 jutaan di Vietnam sebenarnya adalah kompensasi dari statusnya sebagai motor CBU (Completely Built Up) yang masuk melalui importir swasta.
Di Indonesia sendiri, Honda Vario 125 Street 2026 dipasarkan di kisaran harga Rp26,649 juta. (OTR Jakarta).
Secara spesifikasi teknis dan kelengkapan, unit yang mengaspal di Vietnam tersebut identik 100 persen dengan versi yang dinikmati konsumen Indonesia. Tidak ada pengurangan atau penambahan fitur spesifik.
Racikan Kaki-Kaki Padat & Mesin eSP
Dari sisi pengereman dan kaki-kaki, skutik ini mengandalkan ban tapak lebar dengan profil 90/80 di depan dan 100/80 di belakang.
Kombinasi ini sukses membuat proporsi bodi terlihat lebih padat dan sangat stabil saat diajak bermanuver (cornering) di aspal perkotaan.
Meski pengeremannya masih mempercayakan Combi Brake System (CBS) dengan cakram wavy disc tanpa kehadiran ABS, konfigurasi ini dinilai paling rasional di kelasnya.