- BYD M6 DM rilis bawa mesin hybrid EHS 5.0 dengan konsumsi BBM 65 km/liter.
- Jarak tempuh gabungan capai 1.800 km, grille depan diperbesar untuk mendinginkan mesin bensin.
- Harga resmi belum diumumkan, namun dijanjikan kompetitif dengan pengiriman mulai Juni 2026.
Suara.com - Raksasa otomotif asal China, BYD, kembali menggebrak pasar otomotif Tanah Air. Kali ini, mereka tidak membawa mobil listrik murni (BEV), melainkan resmi memperkenalkan BYD M6 DM, kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertama mereka di Indonesia.
Satu hal yang paling menyita perhatian dari peluncuran ini bukanlah sekadar status hybrid-nya, melainkan klaim efisiensi bahan bakarnya yang terdengar tidak masuk akal: menembus 65 kilometer per liter. Apa rahasia di balik kap mesinnya?
Teknologi Dual Mode dan Mesin EHS 5.0
Kunci utama dari keiritan ekstrem BYD M6 DM terletak pada teknologi Dual Mode (DM-i) generasi terbaru yang diusungnya. Dapur pacu mobil ini mengandalkan kombinasi mesin bensin berkapasitas 1.500 cc yang dikawinkan dengan motor listrik EHS 5.0.
Sistem hybrid mutakhir ini dirancang untuk bekerja secara bergantian maupun bersamaan dengan tingkat presisi tinggi. Hasilnya, efisiensi termal mesin diklaim mampu menyentuh angka 46 persen. Berkat optimalisasi ini, BYD M6 DM tidak hanya mencetak angka konsumsi BBM 65 km/liter, tetapi juga memiliki jarak tempuh gabungan yang fantastis, yakni lebih dari 1.800 kilometer hanya dalam satu kali pengisian daya dan tangki bensin penuh.
Perombakan Fisik Demi Performa Pendinginan

Efisiensi tinggi tentu membutuhkan manajemen suhu yang optimal. Hal ini menjawab mengapa BYD M6 DM memiliki tampilan wajah yang sangat berbeda dibandingkan versi listrik murninya (M6 EV).
Fasad depan kini didominasi oleh grille berukuran jauh lebih besar. Perubahan ini bukanlah sekadar kosmetik, melainkan berfungsi sebagai jalur masuk aliran udara tambahan yang krusial untuk mendinginkan mesin pembakaran internal (ICE) 1.500 cc tersebut.
Selain itu, identitasnya sebagai mobil hybrid makin kental dengan hadirnya emblem DM-i dan PHEV, velg dual-tone yang lebih segar, serta keberadaan komponen yang absen di versi EV: lubang knalpot dan dua port pengisian daya.
Harga Kompetitif, Siap Dikirim Bulan Depan
Meski wujud aslinya sudah mejeng di hadapan publik, pihak BYD masih menyimpan rapat harga resmi BYD M6 DM. Namun, pabrikan memberikan garansi bahwa banderolnya akan sangat masuk akal bagi konsumen Indonesia.
“Kami percaya M6 DM akan hadir dengan harga yang kompetitif dan akan mudah dijangkau oleh konsumen, terutama di tengah tantangan kondisi ekonomi saat ini,” jelas Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia, Selasa (19/5/2026).
Bagi calon konsumen yang sudah tergiur dengan spesifikasi "monster" yang irit bensin ini, BYD memastikan proses pengiriman unit ke garasi konsumen akan segera dimulai pada Juni 2026.