- Garasi Silmy Karim senilai Rp8,4 miliar didominasi koleksi mobil hobi klasik yang berharga gelap.
- Terdapat kontras mencolok dengan hadirnya SUV ultra-mewah Mercedes-Benz G63 senilai Rp6 miliar.
- Gaya hidup otomotif mewah ini menjadi ironi usai dirinya resmi ditahan oleh KPK.
Suara.com - Langkah kaki Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menuju Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026) malam, tidak hanya membuka babak baru kasus dugaan korupsi izin tinggal WNA. Di luar ranah hukum, sorotan publik seketika bergeser tajam menguliti sisi lain mantan Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk ini: isi garasi rumahnya.
Bagi kalangan oto-enthusiast atau pencinta otomotif, LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) milik Silmy Karim senilai Rp234,5 miliar adalah sebuah "surga tersembunyi". Dari total kekayaan tersebut, Silmy mengalokasikan Rp8,47 miliar khusus untuk memuaskan hasratnya pada dunia roda dua dan roda empat.
Namun, di balik angka miliaran tersebut, tersimpan sebuah ironi besar. Garasi Silmy bukan sekadar berisi deretan mobil mewah arus utama (mainstream), melainkan dipenuhi oleh kendaraan 'hobi' klasik dan legendaris yang memiliki "harga gelap" di pasaran.
Selera "Harga Gelap" Sang Kolektor Klasik
Berbeda dengan mayoritas pejabat yang gemar mengoleksi sedan premium keluaran terbaru, isi garasi Silmy Karim mencerminkan selera seorang kolektor kelas berat yang paham estetika retro.
Di lini roda empat, ia menyimpan Toyota Land Cruiser rakitan tahun 1981 senilai Rp350 juta dan Mercedes-Benz 280E tahun 1979—atau yang akrab disapa "Mercy Tiger"—dengan taksiran nilai Rp500 juta.

Bagi orang awam, mobil berusia lebih dari 40 tahun ini mungkin terlihat kuno. Namun di pasar mobil hobi, kedua unit ini adalah "barang gaib".
Nilainya tidak lagi menyusut, melainkan terus melambung tinggi tergantung tingkat orisinalitas restorasi. Memiliki Mercy Tiger seharga setengah miliar rupiah menunjukkan bahwa pemiliknya bukan sekadar kaya, tapi memiliki akses dan dana tak terbatas untuk merawat mobil hobi.
Nuansa petualang klasik makin kental dengan kehadiran duet SUV Amerika legendaris, yaitu Jeep CJ7 (1988) senilai Rp275 juta dan Jeep Wrangler (1996) senilai Rp450 juta, serta simbol aristokrat Inggris Land Rover Range Rover (1996) seharga Rp500 juta.
Kegemaran pada kultur klasik ini juga menular ke roda dua lewat dua unit motor gede (moge) Harley-Davidson (1998 dan 2003) yang masing-masing bernilai Rp450 juta.
Kontras si "Monster" G63 Rp6 Miliar

Ironi di garasi Silmy semakin menjadi-jadi ketika barisan mobil tanah dan retro yang bernuansa low-profile tersebut mendadak "ditabrak" oleh kehadiran satu monster ultra-mewah modern: Mercedes-Benz G63 rakitan tahun 2022.
Satu unit SUV legendaris Jerman ini memiliki nilai fantastis Rp6 miliar—atau menyumbang hampir 70 persen dari total nilai seluruh kendaraan di garasinya.
Mercedes-Benz G-Class AMG adalah simbol status sosial tertinggi di kalangan elit Indonesia saat ini. Mobil ini memadukan ketangguhan militer dengan kemewahan paripurna, menjadikannya pilihan utama para taipan dan pesohor.
Perpaduan antara mobil hobi tua yang butuh perawatan super mahal dengan SUV modern senilai Rp6 miliar ini memperlihatkan gaya hidup otomotif yang sangat kontras di tengah posisi Silmy sebagai pejabat publik.