Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:34 WIB
Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall
Toyota. [Cicero7/Pixabay]
baca 10 detik
  • Toyota melakukan recall terhadap 270.000 kendaraan model Tundra, Lexus LX, dan GX akibat kegagalan fungsi mesin mendadak.
  • Kegagalan teknis disebabkan oleh serpihan logam sisa produksi yang merusak komponen mesin presisi tinggi saat beroperasi.
  • Toyota wajib mengganti seluruh unit mesin secara gratis sebagai dampak kerusakan mesin yang sangat fatal tersebut.

Suara.com - Selama puluhan tahun, Toyota telah membangun reputasi sebagai produsen mobil bandel dengan daya tahan mesin yang mumpuni.

Namun, warisan emas itu kini sedang dipertaruhkan. Masalah serius yang menimpa Toyota Tundra, pikap full-size andalan mereka di Amerika Serikat, mengancam akan meruntuhkan kepercayaan konsumen setianya.

Sejauh ini, produsen otomotif terbesar di dunia ini harus melakukan recall terhadap sekitar 270.000 mesin yang mengalami kegagalan fungsi secara mendadak.

Krisis ini bermula ketika Toyota memutuskan untuk beralih dari mesin V8 5,7 liter yang dikenal "anti-peluru" dan sangat tangguh ke mesin V6 3,4 liter twin-turbo yang lebih kompleks.

Meskipun secara performa mesin baru ini sangat mumpuni untuk menarik beban berat, sisi durabilitasnya justru menjadi sorotan tajam.

Joel Feder dari The Drive mencatat ironi di balik situasi ini dengan menyatakan, "Produsen otomotif terbesar di dunia ini membangun reputasinya di atas reliabilitas yang kokoh. Sekarang, truk pikap besarnya mulai meruntuhkan warisan tersebut".

Toyota Tundra. (Drive Place)
Toyota Tundra. (Drive Place)

Penyebab utama kegagalan mesin ini sangat spesifik namun fatal: adanya serpihan logam sisa proses produksi, atau yang secara teknis disebut sebagai swarf, yang tertinggal di dalam mesin saat perakitan di pabrik.

Pada mesin generasi lama dengan toleransi yang lebih longgar, serpihan kecil mungkin tidak menjadi masalah besar. Namun, mesin V6 modern ini beroperasi dengan tekanan silinder yang sangat tinggi dan komponen yang sangat presisi.

Serpihan logam ini bisa menempel pada bagian main bearing nomor satu dan menyebabkan kerusakan katastropik secara tiba-tiba, bahkan saat mobil sedang melaju di jalan tol.

baca juga

Caleb Jacobs, pengamat otomotif kawakan juga dari The Drive, menjelaskan betapa rumitnya tantangan teknis yang dihadapi Toyota saat ini.

Ia mencatat bahwa mesin baru ini bekerja pada tekanan yang sangat tinggi sehingga sisa kotoran produksi yang dulunya tidak dianggap berbahaya, kini menjadi isu utama bagi keutuhan mesin.

"Isunya adalah begitu kotoran dengan ukuran dan bentuk tertentu menempel pada main bearing nomor satu, itulah yang menyebabkannya aus seiring waktu di bawah tekanan tinggi," ungkap Caleb merujuk pada dokumen resmi dari otoritas keselamatan jalan raya.

Lexus LX600. (Lexus)
Lexus LX600. (Lexus)

Skala perbaikan yang harus dilakukan Toyota pun tidak main-main. Alih-alih hanya membersihkan atau mengganti komponen kecil, Toyota terpaksa harus mengganti seluruh unit mesin secara gratis bagi ratusan ribu kendaraan yang terdampak.

Di berbagai diler, pemandangan truk Tundra yang "dibelah"—di mana seluruh bodi mobil harus dipisahkan dari rangka (frame) hanya untuk mencopot dan memasang mesin baru—menjadi pemandangan yang cukup menyesakkan bagi para pemiliknya.

Masalah ini tidak hanya menyerang Tundra, tetapi juga merembet ke model SUV mewah lainnya seperti Lexus LX dan GX yang berbagi basis mesin yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Makin Perkasa Auto2000 Beri Kode Harga Mobil Toyota Bakal Naik

Dolar AS Makin Perkasa Auto2000 Beri Kode Harga Mobil Toyota Bakal Naik

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:10 WIB

Makin Mewah sebelum Punah, Ini Wajah Baru Innova Diesel sebelum Disuntik Mati di 2027

Makin Mewah sebelum Punah, Ini Wajah Baru Innova Diesel sebelum Disuntik Mati di 2027

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

4 Doppelganger: Ini Daftar Kembaran Daihatsu Rocky yang Dijual di Indonesia dan Mancanegara

4 Doppelganger: Ini Daftar Kembaran Daihatsu Rocky yang Dijual di Indonesia dan Mancanegara

Otomotif | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:01 WIB

Toyota Innova dan Avanza Masih Jadi Mobil Bekas Paling Dicari Jelang Libur Sekolah 2026

Toyota Innova dan Avanza Masih Jadi Mobil Bekas Paling Dicari Jelang Libur Sekolah 2026

Otomotif | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:35 WIB

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkini

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

×