Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Prabowo Usul Efisiensi Anggaran TNI-Polri, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Dicky Prastya

Selasa, 21 Juli 2026 | 10:23 WIB
Prabowo Usul Efisiensi Anggaran TNI-Polri, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026). [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengusulkan efisiensi anggaran TNI dan Polri untuk mengatasi kemiskinan serta kelaparan di Indonesia.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa saat ini anggaran pertahanan dan kepolisian belum perlu dipangkas.
  • Pemerintah memastikan defisit APBN masih aman sehingga belum ada kebijakan lanjutan terkait pengurangan anggaran tersebut.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi wacana Presiden RI Prabowo Subianto yang mengusulkan efisiensi anggaran TNI dan Polri demi memberantas kemiskinan.

Menkeu Purbaya menilai kalau saat ini belum ada wacana lanjutan soal pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri tersebut. Namun ia tak menampik bakal ada efisiensi apabila defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terganggu.

"Belum. Tapi kita begini, hitungan anggaran posnya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026) malam.

Kendati begitu Purbaya menilai kalau saat ini masih belum ada wacana efisiensi anggaran TNI dan Polri karena kondisi defisit APBN saat ini masih aman. Ia memastikan keuangan negara pun masih cukup.

"Tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup," jelas Purbaya.

Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto berseloroh ingin mengurangi anggaran pertahanan dan kepolisian untuk diperuntukan mengatasi kelaparan dan kemiskinan yang diderita rakyat.

Presiden Prabowo Subianto berseloroh ingin mengurangi anggaran pertahanan dan kepolisian untuk diperuntukan mengatasi kelaparan dan kemiskinan yang diderita rakyat. (tangkap layar)
Presiden Prabowo Subianto berseloroh ingin mengurangi anggaran pertahanan dan kepolisian untuk diperuntukan mengatasi kelaparan dan kemiskinan yang diderita rakyat. (tangkap layar)

Seloroh itu diutarakan Kepala Negara di hadapan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta tiga kepala staf dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam acara Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur.

Prabowo bertekad menghilangkan kemiskinan dan kelaparan. Salah satu upayanya adalah dengan efisiensi anggaran untuk dialihkan ke program-program terkait.

"Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem. Insyaallah, saudara-saudara, kita akan hemat anggaran. Kita akan bikin efisien," kata Prabowo, Jumat (17/7/2026).

baca juga

Prabowo berseloroh anggaran pertahanan dan kepolisian ikut dipangkas demi menghilangkan kelaparan dan kemiskinan.

"Bila perlu anggaran pertahanan, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Prabowo.

Menanggapi pertanyaan tersebut, tampak Kapolri dan Panglima TNI beserta KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Tony Harjono yang hanya cengar-cengir menanggapi seloroh Prabowo.

"Rela TNI? Rela polisi?" tanya Prabowo.

Prabowo mengatakan pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Ia berujar seluruh rakyat akan membela bangsa ini.

Prabowo mengatakan kini dirinya merasa bangga, bahagia, dan terharu atas langkah TNI dan Polri ikut berperan membantu dan mengatasi kesulitan rakyat.

"TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga berapa ribu air. Janganlah terlalu, apalah, kenapa TNI, polisi ikut di sawah," ujar Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Klarifikasi Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun buat Investor PFII

Purbaya Klarifikasi Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun buat Investor PFII

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:02 WIB

Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris

Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Ungkap Tujuan PFII, Tarik Investasi Asing hingga Biayai Sektor Riil

Purbaya Ungkap Tujuan PFII, Tarik Investasi Asing hingga Biayai Sektor Riil

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:20 WIB

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 18 Hari

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 18 Hari

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:54 WIB

Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 Triliun, KPK Ingatkan Inspektorat Jangan 'Tidur'

Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 Triliun, KPK Ingatkan Inspektorat Jangan 'Tidur'

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:03 WIB

Polri Ungkap Korupsi Dana Pinjaman Batu Bara PLN, Kerugian Negara Capai Rp 38,9 Miliar

Polri Ungkap Korupsi Dana Pinjaman Batu Bara PLN, Kerugian Negara Capai Rp 38,9 Miliar

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti

HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby

Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:03 WIB

×