Heboh Beredar Daftar Mobil Dilarang Isi Pertalite Mulai 2026, Cek Faktanya di Sini!

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 10 Juni 2026 | 13:07 WIB
Heboh Beredar Daftar Mobil Dilarang Isi Pertalite Mulai 2026, Cek Faktanya di Sini!
ilustrasi daftar mobil dilarang isi pertalite [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Media sosial dihebohkan oleh daftar mobil populer yang diklaim dilarang membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 mendatang.
  • PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa informasi mengenai daftar larangan pembelian BBM tersebut adalah berita tidak benar.
  • Pemerintah hingga saat ini tidak mengeluarkan kebijakan pembatasan Pertalite berdasarkan merek atau kapasitas mesin kendaraan.

Suara.com - Belakangan ini media sosial diramaikan oleh unggahan yang mengklaim adanya daftar mobil yang dilarang membeli Pertalite mulai tahun 2026.

Informasi tersebut menyebar luas di berbagai platform digital dan memicu pertanyaan dari masyarakat, terutama pemilik kendaraan yang namanya masuk dalam daftar tersebut.

Unggahan viral itu menyebut sejumlah mobil populer di Indonesia tidak lagi diperbolehkan mengisi Pertalite.

Bahkan, beberapa narasi menyatakan bahwa larangan akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026 dan menyasar kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu.

Kabar tersebut membuat banyak pemilik kendaraan khawatir. Kepanikan semakin terasa setelah pemerintah resmi menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter.

Di tengah derasnya penyebaran informasi tersebut, muncul pertanyaan penting: apakah benar pemerintah dan Pertamina telah melarang sejumlah mobil membeli Pertalite? Atau justru daftar yang beredar itu hanya informasi yang belum terverifikasi?

Untuk mengetahui faktanya, penting melihat penjelasan resmi dari Pertamina sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam distribusi BBM subsidi di Indonesia.

Pengendara melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Pertamina, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Pertamina, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Daftar Mobil Dilarang Isi Pertalite 2026 yang Beredar di Media Sosial

Informasi yang viral di media sosial menyebut sejumlah mobil tidak lagi diperbolehkan membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Daftar tersebut didominasi kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc.

Berikut daftar kendaraan yang disebut dalam unggahan yang beredar:

  1. Toyota Avanza 1.5 G
  2. Toyota Veloz
  3. Mitsubishi Xpander
  4. Mitsubishi Xpander Cross
  5. Hyundai Stargazer
  6. Wuling Cortez Turbo
  7. Toyota Rush
  8. Daihatsu Terios
  9. Honda BR-V
  10. Hyundai Creta
  11. Suzuki XL7 Hybrid
  12. Suzuki Ertiga Hybrid
  13. Honda HR-V
  14. Chery Omoda 5 Turbo
  15. Wuling Almaz RS
  16. Toyota Innova Zenix bensin
  17. Toyota Fortuner 2.7 SRZ
  18. Honda CR-V Turbo
  19. Honda Civic RS Turbo
  20. Mazda 3 Sedan
  21. Mazda 3 Hatchback

Sebagian besar kendaraan dalam daftar tersebut merupakan mobil keluarga, SUV, crossover, hingga sedan yang cukup populer di Indonesia. Karena itu, informasi yang beredar langsung menarik perhatian publik dan menimbulkan beragam spekulasi.

Narasi yang beredar bahkan menyebut kendaraan dengan mesin 1.400 cc ke atas tidak lagi dapat membeli Pertalite. Namun, informasi tersebut perlu dicermati lebih lanjut karena tidak berasal dari pengumuman resmi pemerintah maupun Pertamina.

Penjelasan Resmi Pertamina

PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa informasi mengenai daftar mobil yang dilarang membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks atau tidak benar.

Menurut Pertamina, hingga saat ini tidak ada kebijakan pemerintah maupun regulator yang mengatur pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu ataupun kapasitas mesin kendaraan seperti yang disebut dalam unggahan viral tersebut.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak memiliki dasar kebijakan resmi.

"Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator. Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi," ujar Roberth dalam keterangan resmi belum lama ini.

Ia juga menegaskan bahwa Pertamina hanya menjalankan kebijakan yang ditetapkan pemerintah terkait distribusi energi dan penyaluran BBM subsidi.

"Pertamina Patra Niaga menjalankan mandat distribusi energi dan akan mengikuti kebijakan resmi Pemerintah. Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merk kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan," tambahnya.

Dengan demikian, hingga saat ini tidak ada daftar resmi kendaraan yang dilarang membeli Pertalite berdasarkan merek maupun kapasitas mesin seperti yang beredar di media sosial.

Bagaimana Ketentuan Pembelian Pertalite Saat Ini?

Meski kabar mengenai daftar mobil yang dilarang membeli Pertalite terbukti tidak benar, bukan berarti pembelian BBM subsidi dilakukan tanpa aturan.

Saat ini Pertamina menerapkan Program Subsidi Tepat sebagai upaya memperbaiki tata kelola distribusi BBM subsidi agar lebih tepat sasaran.

Dalam program tersebut, pemilik kendaraan diwajibkan melakukan pendaftaran dan memperoleh QR Code MyPertamina untuk transaksi pembelian Pertalite maupun Solar subsidi di wilayah yang telah menerapkan sistem tersebut.

QR Code berfungsi sebagai alat verifikasi kendaraan yang terdaftar dalam sistem Subsidi Tepat. Namun, keberadaan program tersebut tidak dapat disamakan dengan informasi viral yang menyebut adanya daftar kendaraan tertentu yang dilarang membeli Pertalite.

Pertamina menegaskan bahwa layanan distribusi dan penyaluran Pertalite masih berjalan normal sesuai ketentuan yang berlaku saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:49 WIB

Pertamax Naik, Ini Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026

Pertamax Naik, Ini Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:21 WIB

Diam-diam Pertamina Kerek Harga Pertamax dari Rp12.300 ke Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Diam-diam Pertamina Kerek Harga Pertamax dari Rp12.300 ke Rp16.250 per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Modal Full Tank PCX 160 Tembus Rp131 Ribu Pasca Pertamax Naik, Untungnya Tertolong 3 Fitur Ini

Modal Full Tank PCX 160 Tembus Rp131 Ribu Pasca Pertamax Naik, Untungnya Tertolong 3 Fitur Ini

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:06 WIB

5 Mobil Paling Irit Bensin dan Awet untuk Keluarga: Muat 7 Penumpang, Cocok Gantikan Innova

5 Mobil Paling Irit Bensin dan Awet untuk Keluarga: Muat 7 Penumpang, Cocok Gantikan Innova

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:03 WIB

Inspirasi Modifikasi Yamaha Fazzio dan Grand Filano di Ajang CLASSY Modifest 2026

Inspirasi Modifikasi Yamaha Fazzio dan Grand Filano di Ajang CLASSY Modifest 2026

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:03 WIB

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:49 WIB

Kenapa Daftar QR Code Subsidi Tepat Gagal Terus? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Kenapa Daftar QR Code Subsidi Tepat Gagal Terus? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:36 WIB

Harga Pertamax Terbang, Publik Meradang: Begini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina

Harga Pertamax Terbang, Publik Meradang: Begini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:26 WIB

Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni

Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 06:45 WIB

Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar

Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:40 WIB

Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride

Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:35 WIB