Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:10 WIB
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
Mobil listrik dengan teknologi EREV. (Xpeng)
baca 10 detik
  • Pemerintah China menetapkan regulasi QC/T1086-2026 mulai 1 November 2026 untuk memperketat standar kualitas kendaraan listrik jenis EREV.
  • Regulasi baru ini mewajibkan produsen meningkatkan akurasi kontrol tenaga, ketahanan komponen, serta menekan tingkat kebisingan dan getaran kendaraan.
  • Kebijakan ketat tersebut berdampak signifikan terhadap pasar otomotif global dan Indonesia karena banyaknya merek China yang memasarkan teknologi EREV.

Suara.com - Pemerintah China secara resmi memperketat regulasi untuk kendaraan listrik berbasis teknologi Extended Range Electric Vehicle atau EREV guna meningkatkan standar kualitas di pasar global. Regulasi baru dengan kode QC/T1086-2026 ini dijadwalkan mulai berlaku pada 1 November 2026 dan diprediksi akan menjadi tantangan besar bagi para produsen otomotif yang bermain di segmen tersebut.

Aturan anyar tersebut menghadirkan sejumlah persyaratan teknis yang jauh lebih berat dibandingkan regulasi sebelumnya. Fokus utama aturan ini mencakup akurasi kontrol tenaga serta kompatibilitas elektromagnetik hingga ketahanan komponen dalam jangka panjang. Langkah tegas ini diambil sebagai respons terhadap pasar EREV yang terus melonjak pesat dengan angka penjualan global menembus satu juta unit per tahun.

Pemerintah Negeri Tirai Bambu kini mewajibkan produsen untuk memperhatikan aspek kenyamanan secara mendalam. Parameter Noise Vibration dan Harshness (NVH) kini masuk dalam pengujian resmi yang sangat ketat. Artinya pabrikan harus memastikan suara mesin generator dan getaran kendaraan tetap halus saat sistem penggerak beroperasi agar tidak mengganggu pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni.

Kebijakan ini diprediksi akan berdampak langsung pada pasar otomotif di Indonesia karena banyaknya merek China yang mulai menggempur pasar domestik. Teknologi EREV menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang masih ragu beralih ke mobil listrik murni. Beberapa model seperti Nissan Kicks dan Serena melalui teknologi e-Power memiliki sistem kerja yang serupa dengan EREV. Selain itu merek seperti Chery lewat model J6 serta Neta dan Changan juga mulai memperkenalkan solusi mobilitas ini ke tanah air.

Kehadiran standar baru ini memaksa industri otomotif memasuki tahap perkembangan yang lebih matang dan transparan. Produsen tidak bisa lagi sekadar menawarkan jarak tempuh ribuan kilometer tanpa memperhatikan kualitas komponen serta kenyamanan kabin.

Konsumen tentu berharap mendapatkan produk yang lebih berkualitas dan teruji daya tahannya seiring dengan standarisasi global yang semakin tinggi. Produsen kini dituntut untuk terus berinovasi agar mampu memenuhi ekspektasi pasar yang semakin kritis terhadap performa kendaraan ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China

Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:23 WIB

Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?

Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Penampakan SUV Misterius DFSK Tertangkap Melakukan Uji Jalan di Indonesia

Penampakan SUV Misterius DFSK Tertangkap Melakukan Uji Jalan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:01 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×