BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:49 WIB
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
BYD Atto 3 Advanced di IIMS 2026. (Foto: BYD)
baca 10 detik
  • Chairman BYD, Wang Chuanfu, menargetkan perusahaannya menjadi produsen mobil terbesar di dunia pada tahun fiskal 2031 mendatang.
  • Strategi utama BYD meliputi inovasi Blade Battery generasi kedua serta peningkatan target penjualan sebanyak satu juta unit tahunan.
  • Produsen asal Tiongkok ini akan melakukan ekspansi pasar internasional ke Kanada, Eropa, dan Asia Tenggara demi mengimbangi penurunan domestik.

Suara.com - BYD, produsen mobil listrik asal Tiongkok, menargetkan menjadi pabrikan mobil terbesar di dunia dalam lima tahun ke depan.

Ambisi ini bukan sekadar ingin mengalahkan Ford atau Volkswagen, tapi langsung menantang dominasi Toyota yang saat ini memimpin pasar global.

Carscoops mencatat bahwa pernyataan ambisius ini datang dari Wang Chuanfu, Chairman BYD, dalam rapat tahunan pemegang saham di Shenzhen.

Ia menegaskan bahwa kunci ekspansi BYD ada pada generasi kedua Blade Battery, teknologi baterai yang diklaim lebih efisien dan aman.

BYD menargetkan posisi nomor satu dunia pada tahun fiskal 2031. Artinya, dalam lima tahun ke depan, BYD harus menambah penjualan sekitar 1 juta unit setiap tahun.

Tahun lalu, BYD menjual 4,6 juta unit, sementara Toyota mencapai 11,21 juta unit (termasuk Lexus dan Daihatsu).

Meski berbasis di Tiongkok, BYD harus memperluas pasar internasional untuk mencapai target.

Mobil lIstrik BYD Atto 1 Facelift Meluncur Beijing Auto Show 2026. (Foto: Autohome)
Mobil lIstrik BYD Atto 1 Facelift Meluncur Beijing Auto Show 2026. (Foto: Autohome)

Penjualan domestik sedang melambat, dengan Mei 2026 mencatat 207.372 unit, turun 29,2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kanada disebut sebagai pasar penting berikutnya, selain ekspansi ke Eropa dan Asia Tenggara.

baca juga

Ada beberapa alasan:

  • Pertumbuhan EV global memberi peluang besar bagi BYD yang fokus pada elektrifikasi.
  • Teknologi baterai Blade jadi senjata utama untuk menekan biaya dan meningkatkan keandalan.
  • Strategi ekspansi agresif ke pasar luar negeri untuk menutup penurunan permintaan di Tiongkok.

Selain itu, pernyataan ambisius ini juga diyakini sebagai cara untuk meningkatkan kepercayaan investor, mengingat harga saham BYD turun lebih dari 45 persen dalam setahun terakhir.

BYD akan mengandalkan kombinasi:

  • Produksi masif dengan target pertumbuhan 1 juta unit per tahun.
  • Ekspansi pasar internasional, termasuk Kanada, Eropa, dan Asia Tenggara.
  • Inovasi teknologi, terutama Blade Battery generasi kedua.
  • Diversifikasi produk, dari mobil listrik murah hingga premium, untuk menjangkau berbagai segmen konsumen.

Jika target ini tercapai, konsumen global akan melihat BYD sebagai pemain utama yang menyaingi Toyota. Persaingan ketat bisa mendorong harga mobil listrik lebih kompetitif, sekaligus mempercepat adopsi EV di berbagai negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya

5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:34 WIB

Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik

Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:54 WIB

Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?

Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:05 WIB

TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif

TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

×