- Rem parkir merupakan fitur keselamatan vital yang dirancang untuk mencegah pergerakan kendaraan yang tidak disengaja saat diparkir.
- Kesalahan pengoperasian rem parkir dapat menyebabkan kerusakan komponen pengereman, mobil meluncur sendiri, hingga risiko kecelakaan fatal di jalan.
- Pengemudi wajib memastikan rem parkir digunakan sesuai prosedur agar terhindar dari risiko kerusakan kendaraan serta menjaga keselamatan berkendara.
Suara.com - Penggunaan handbrake atau rem parkir kerap dianggap sepele oleh sebagian pengemudi. Padahal, kesalahan kecil saat mengoperasikannya bisa berdampak serius, mulai dari kampas rem cepat aus hingga risiko mobil meluncur sendiri saat diparkir.
Pentingnya penggunaan handbrake yang benar juga disoroti para ahli otomotif. Automotive engineer dari Robson Forensic, Steven Becker, menyebut rem parkir merupakan fitur keselamatan redundan yang dirancang untuk mencegah pergerakan kendaraan yang tidak disengaja.
"The parking brake on passenger vehicles provides a redundant safety feature that prevents unintended vehicle movement," tulis Becker dalam risetnya.
Artinya, rem parkir bukan sekadar pelengkap. Penggunaannya yang tepat dapat mengurangi risiko mobil bergerak sendiri akibat kesalahan pengemudi maupun kegagalan sistem transmisi.
Akun otomotif X, Tukang Mobil-mobilan, membagikan sederet kesalahan umum yang masih sering dilakukan pengendara saat menggunakan handbrake.
Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan hanya merugikan dari sisi perawatan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan.
Lantas, apa saja kesalahan yang harus dihindari?
1. Tidak Menggunakan Handbrake di Tanjakan atau Turunan
Banyak pemilik mobil, khususnya transmisi otomatis, hanya mengandalkan posisi transmisi "P" saat parkir di jalan menanjak atau menurun. Padahal, kebiasaan ini membuat beban tertumpu pada sistem transmisi.
"Jangan cuman andelin transmisi ketika parkir pada kondisi jalan menanjak/menurun karena mobil bisa meluncur tanpa aba-aba. Gunakan handbrake sebagai penahan utama & transmisi sebagai pelengkap," tulis Tukang Mobil-mobilan.
Dengan mengaktifkan handbrake, kendaraan memiliki lapisan pengaman tambahan untuk mencegah mobil bergerak sendiri.
2. Menarik Handbrake Saat Mobil Masih Bergerak
Adegan menarik handbrake ketika mobil melaju kencang memang sering muncul di film aksi. Namun, praktik tersebut sangat berbahaya jika dilakukan di jalan raya.
"Paman, handbrake itu bukan untuk ngerem darurat ketika ngebut soalnya doi bakalan ngunci roda belakang, dan ketika roda belakang kekunci justru bikin mobil hilang kendali (bisa spin bahkan kebalik)," jelasnya.
Karena bekerja pada roda belakang, penggunaan handbrake saat kendaraan melaju dapat menyebabkan oversteer hingga kendaraan berputar.
3. Membiarkan Mobil Parkir Lama dengan Handbrake Setelah Dicuci
Kesalahan ini jarang disadari pemilik mobil. Setelah kendaraan dicuci atau saat cuaca sangat dingin, air yang tersisa dapat memicu oksidasi pada komponen rem.
"Air bisa beku dan atau lengket ke piringan cakram karena oksidasi menghasilkan handbrake kekunci & sulit dilepas, solusinya setelah dicuci adalah bisa pakai ganjel dulu semalaman baru pakai handbrake," tulisnya.
Meski Indonesia tidak memiliki musim dingin ekstrem, risiko rem lengket akibat kelembapan tetap bisa terjadi jika mobil lama tidak digunakan setelah dicuci.
4. Lupa Melepas Handbrake Sepenuhnya
Kesalahan sederhana ini sering dialami pengemudi pemula. Handbrake yang belum turun sempurna dapat membuat rem terus bergesekan.
"Sederhana, namun bikin kampas rem cepet aus, panas dan fatalnya bisa bikin rem blong, jadi pastiin handbrake terlepas secara sempurna sebelum jalan," ungkap Tukang Mobil-mobilan.
Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan komponen pengereman.
5. Menahan Mobil di Tanjakan dengan Handbrake Setengah
Sebagian pengemudi terbiasa menarik handbrake hanya sedikit saat berhenti di tanjakan. Padahal, hal ini justru meningkatkan risiko mobil melorot.
"Jangan pernah lakuin hal ini karena berpotensi bikin mobil melorot & nabrak depan/belakang, jadi pastiin handbrake ditarik secara kuat ketika ketemu kondisi yang mengharuskan kita berhenti pada posisi nanjak/turun," tulisnya.
Pastikan handbrake terkunci dengan benar sebelum melepas pedal rem.
Karena itu, biasakan menggunakan handbrake sesuai prosedur. Selain menjaga usia pakai komponen rem, kebiasaan ini juga menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan keselamatan berkendara, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.