- Membeli motor bebek bekas menjadi solusi cerdas bagi masyarakat untuk mendapatkan kendaraan fungsional dengan anggaran terbatas.
- Terdapat empat rekomendasi motor bebek bekas irit dengan bagasi luas yaitu Honda Supra X, Suzuki Smash, Yamaha Jupiter Z1, dan Honda Revo X.
- Tim BFI Finance menyarankan calon pembeli melakukan inspeksi fisik, cek kelengkapan dokumen, dan uji kendara sebelum melakukan transaksi pembelian.
Suara.com - Di tengah maraknya tren penggunaan skuter matik berbodi bongsor seperti Yamaha Nmax atau Honda PCX, keinginan untuk memiliki unit baru sering kali terbentur dengan beban cicilan bulanan yang tinggi.
Bagi para pekerja lintas kabupaten atau mahasiswa yang mementingkan fungsionalitas, memaksakan diri untuk mengambil kredit jangka panjang bisa menjadi tekanan finansial tersendiri.
Padahal, kebutuhan utama harian hanyalah kendaraan yang irit, tangguh, dan memiliki tempat penyimpanan yang cukup untuk barang bawaan.
Membeli motor bekas berkualitas sebenarnya adalah strategi cerdas untuk menghemat pengeluaran tanpa mengorbankan mobilitas.
Motor bekas menawarkan keunggulan berupa harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan motor baru, sehingga anggaran terbatas pun tetap bisa mendapatkan kendaraan yang andal.
Selain itu, biaya pajak tahunan serta premi asuransi biasanya lebih rendah, dan depresiasi nilainya tidak sedrastis motor baru saat ingin dijual kembali.
Solusi bagi Anda yang membutuhkan ruang penyimpanan luas namun dengan budget terbatas ada pada motor bekas tipe bebek yang memiliki fitur bagasi lapang.
Meski harganya ekonomis, motor-motor ini tetap bisa diandalkan untuk membawa perlengkapan harian seperti jas hujan hingga helm tanpa harus repot.
Rekomendasi Motor Murah Bagasi Besar
Berikut adalah empat rekomendasi motor harian murah dengan bagasi besar yang bisa Anda lirik di pasar motor bekas:
1. Honda Supra X 125 Helm In

Pertama, Honda Supra X 125 Helm In. Motor bebek legendaris ini merupakan pelopor ruang penyimpanan super luas di kelasnya.
Dengan kapasitas mesin 125 cc yang dikenal sangat irit, motor ini memiliki bagasi mencapai 19,5 liter yang sanggup menampung satu helm full-face dengan sempurna.
Di pasar motor bekas, unit ini bisa Anda temukan dengan rentang harga mulai dari Rp4 juta hingga Rp11 juta, tergantung pada tahun produksi serta kondisi fisiknya.
2. Suzuki Smash FI

Kedua, Suzuki Smash FI. Dikenal sebagai motor yang tangguh dan "bandel" untuk penggunaan berat, Smash FI tetap menawarkan sisi praktis bagi penggunanya.
Motor ini mengandalkan mesin injeksi berkapasitas 113-115 cc yang sangat efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Untuk urusan akomodasi barang, tersedia bagasi berkapasitas 8 liter yang cukup lapang untuk menaruh jas hujan atau perlengkapan berkendara lainnya.
Anda bisa meminang motor ini dengan taksiran harga bekas mulai dari Rp5 juta hingga Rp11 juta.
3. Yamaha Jupiter Z generasi terakhir dan Z1
![Yamaha Jupiter Z1. [Yamaha Indonesia Motor]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/15/11393-yamaha-jupiter-z1.jpg)
Ketiga, Yamaha Jupiter Z1. Meskipun identik dengan karakter racing yang kuat, generasi terakhir Jupiter Z ini tetap memperhatikan aspek fungsionalitas harian.
Memiliki kapasitas mesin di rentang 110-115 cc, motor ini dibekali bagasi sebesar 7 liter yang cukup untuk menyimpan jaket atau perlengkapan kecil.
Harga bekasnya tergolong sangat kompetitif di pasaran, yakni berkisar antara Rp5 juta hingga Rp7 jutaan, menjadikannya pilihan favorit bagi pencari motor murah namun berkualitas.
4. Honda Revo

Keempat, Honda Revo series. Sebagai salah satu motor operasional paling populer, Revo menawarkan durabilitas mesin 110 cc yang sudah teruji di berbagai medan.
Desainnya yang modern dan ramping tidak menghalanginya untuk memiliki ruang bagasi sebesar 7 liter yang sangat berguna saat bepergian jauh.
Motor ini dibanderol di pasar seken dengan kisaran harga Rp4 juta hingga Rp13 jutaan, memberikan fleksibilitas bagi Anda yang memiliki budget ketat.
Agar tidak tertipu saat membeli unit seken, sangat penting untuk melakukan pengecekan secara detail.
BFI Finance menyarankan agar Anda selalu melakukan riset harga pasar terlebih dahulu guna menghindari harga yang tidak wajar.
Selain itu, pastikan untuk memilih tempat pembelian yang terpercaya dan selalu cek keaslian surat-surat seperti STNK dan BPKB.
"Lakukan inspeksi motor sebelum berpindah tangan. Pastikan pengecekan komponen motor dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bodi, oli, mesin, hingga odometer," tulis tim BFI dalam situs resminya.
Terakhir, jangan lupa lakukan test ride untuk memastikan performa transmisi dan mesin tetap halus serta tidak ada suara-suara asing yang mencurigakan sebelum Anda sepakat untuk membelinya.