- BYD menargetkan menjadi pemimpin pasar otomotif global dalam lima tahun ke depan melalui ekspansi agresif di luar Amerika Serikat.
- CEO Toyota Koji Sato menyerukan kolaborasi seluruh produsen otomotif Jepang guna menghadapi tekanan kompetisi dari perusahaan otomotif China.
- Asosiasi produsen otomotif Jepang berencana menstandarisasi komponen dasar kendaraan untuk meningkatkan efisiensi biaya serta mempercepat pengembangan teknologi masa depan.
Dengan menstandarisasi komponen dasar, perusahaan-perusahaan Jepang ini bisa menghemat dana riset dan pengembangan (R&D).
Sumber daya yang tersisa kemudian bisa dialihkan untuk fokus mengembangkan teknologi masa depan yang lebih krusial bagi konsumen, seperti antarmuka perangkat lunak (software) yang lebih cerdas, fitur bantuan pengemudi tingkat lanjut, dan pengembangan EV dengan pengisian daya super cepat.
Kerja sama ini menjadi strategi bertahan hidup yang krusial. Di China, dukungan dan regulasi pemerintah telah membantu industri otomotif mereka berevolusi dengan kecepatan yang luar biasa, sehingga BYD dan kawan-kawan bisa mengembangkan mobil jauh lebih cepat daripada pabrikan Jepang.
Dengan kompak bersatu, brand yang lebih kecil seperti Mazda atau Subaru diharapkan tetap bisa bertahan dan memiliki nafas untuk terus berinovasi pada model-model ikonik mereka, sementara raksasa seperti Toyota dan Nissan fokus membendung dominasi global China.