Pemerintah China Tegur Keras Produsen Otomotif Agar Tidak Tumbalkan Keselamatan Demi Perang Harga

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Senin, 20 Juli 2026 | 07:05 WIB
Pemerintah China Tegur Keras Produsen Otomotif Agar Tidak Tumbalkan Keselamatan Demi Perang Harga
Mobil listrik China. (Autobuzz)
baca 10 detik
  • Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China memerintahkan produsen otomotif memprioritaskan kualitas serta keselamatan kendaraan di tengah perang harga.
  • Produsen wajib mengevaluasi risiko teknologi fitur otonom dan menghentikan praktik iklan menyesatkan demi menjamin keamanan konsumen di pasar.
  • Pemerintah akan menjatuhkan sanksi tegas bagi perusahaan yang melanggar standar kualitas demi menjaga kepercayaan publik dan industri otomotif.

Suara.com - Persaingan industri otomotif di China yang semakin sengit akhirnya memicu reaksi tegas dari pemerintah setempat. Di tengah tren perang harga yang kian brutal, para produsen mobil mendapatkan peringatan keras agar tetap memprioritaskan kualitas serta keselamatan kendaraan daripada sekadar mengejar angka penjualan semata.

Mengutip laporan Reuters, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China menyampaikan arahan tersebut saat bertemu dengan jajaran produsen otomotif terkemuka.

Pemerintah meminta setiap pabrikan menjamin proses produksi berjalan konsisten serta memperhatikan keandalan dan daya tahan produk mereka.

Selain itu, produsen wajib melakukan evaluasi mendalam terhadap potensi risiko keselamatan sebelum memperkenalkan desain atau model baru ke pasar luas.

Langkah ini diambil karena MIIT juga menyoroti penggunaan iklan yang berlebihan serta penyampaian informasi yang dianggap menyesatkan dalam mempromosikan produk. Fokus pemerintah saat ini juga tertuju pada pesatnya perkembangan teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) serta fitur mengemudi otonom.

Produsen didesak memperkuat pengujian dan evaluasi terhadap teknologi tersebut guna memastikan aspek keamanan tertinggi bagi para penggunanya. MIIT menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap konsistensi produksi dan standar kualitas kendaraan yang beredar di pasar.

Perusahaan yang terbukti melanggar aturan akan dijatuhi sanksi tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Situasi ini muncul akibat persaingan ketat terutama pada segmen kendaraan listrik yang membuat banyak produsen nekat memangkas harga secara ekstrem demi memperluas pangsa pasar secara instan.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran besar bahwa strategi persaingan yang terlalu agresif dapat mengorbankan standar kualitas dan keselamatan produk. Intervensi pemerintah ini diharapkan mampu meredam ambisi berlebih para produsen yang berisiko merugikan konsumen di berbagai kota besar termasuk dampak ekspornya ke pasar internasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×