- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi booth Honda di GIIAS 2026 untuk meninjau mobil listrik Honda Super-ONE.
- Purbaya mengkritik estimasi harga jual Honda Super-ONE sebesar Rp400 jutaan yang dinilai terlalu mahal dan sulit bersaing.
- Honda Super-ONE dibekali baterai 29,6 kWh, tenaga 95 PS, serta berbagai fitur unggulan untuk pengalaman berkendara.
Suara.com - Ajang GIIAS 2026 kembali menjadi pusat perhatian pecinta otomotif nasional, namun kali ini ada momen unik yang mencuri panggung di booth Honda Prospect Motor (HPM).
Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, terpantau melakukan kunjungan resmi ke area pameran Honda untuk melihat lebih dekat lini kendaraan listrik terbaru mereka.
Di sana, beliau disambut langsung oleh Yusak Billy Sales & Marketing dan After Sales Director Honda Prospect Motor, dan diperkenalkan dengan bintang utama pameran, yakni Honda Super-ONE.
Mobil listrik berdesain compact ini memang sedang menjadi buah bibir karena mengusung konsep pocket rocket yang lincah.
Namun, suasana diskusi yang semula formal mendadak menjadi lebih cair sekaligus menarik saat pembicaraan beralih ke urusan dompet alias harga jual.
Di depan awak media, Purbaya tampak sangat kritis ketika mendengar estimasi nilai jual mobil tersebut di pasar Indonesia.
"Berapa harganya itu?" tanya Purbaya ke Yusak.
"Belum masuk (belum rilis harga,-red)," kata Yusak.
"Kalau di GIIAS berapa?" tanya Purbaya lagi.
"Sekitar Rp400 jutaan, pak" jawab Yusak lagi.
"Mahal juga lo menjualnya," celetuk menteri tersebut.
![Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. [Kemenkeu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/31/10774-menteri-keuangan-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa.jpg)
Dengan gaya bicaranya yang lugas, Purbaya melontarkan pertanyaan tajam mengenai strategi penetapan harga Honda untuk mobil mungil ini.
Beliau sempat memberikan komentar yang cukup mengejutkan para staf di booth tersebut mengenai daya saing produk ini.
"Gimana bisa bersaing dengan yang lain kalau harganya lebih mahal?" cetus Purbaya saat berdialog dengan pihak manajemen Honda di tengah keramaian GIIAS 2026.
Celetukan ini bukan tanpa alasan, mengingat pasar mobil listrik di Indonesia saat ini sedang dibanjiri oleh berbagai merek, terutama dari produsen Tiongkok yang menawarkan harga sangat kompetitif.
Purbaya juga sempat nyeletuk bahwa harganya terasa cukup tinggi untuk ukuran mobil tersebut.
Pihak Honda sendiri memberikan pembelaan bahwa mobil ini memiliki keunggulan dari sisi pengalaman berkendara atau fun to drive yang menjadi identitas kuat setiap produk berlogo H tersebut.
Jika menilik bocoran yang beredar di kalangan pengunjung dan komentar publik, Honda Super-ONE kabarnya dibanderol di kisaran angka 400 juta rupiah.
Harga ini memang menempatkannya di atas beberapa kompetitor mobil listrik compact populer seperti Wuling Air EV atau BYD Atto 1.
Meski harga resminya baru akan diumumkan secara total pada hari ini ( 5/8/2026), reaksi skeptis dari seorang menteri keuangan tentu memberikan sinyal kuat bagi calon konsumen mengenai nilai ekonomi mobil ini.
Apa Saja "Isi" Honda Super-ONE?

Berlanjut ke urusan jeroan, spesifikasi Honda Super-ONE sebenarnya cukup menjanjikan bagi mereka yang mencari mobil perkotaan yang bertenaga.
Mobil ini dibekali dengan baterai Lithium-ion berkapasitas 29,6 kWh. Untuk urusan daya jelajah, berdasarkan pengujian standar NEDC, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 252 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Namun, dalam penjelasan di video promosi lainnya, disebutkan juga angka jarak tempuh yang mencapai sekitar 274 kilometer, tergantung pada kondisi penggunaan.
Performa motor listriknya tidak bisa dianggap remeh untuk ukurannya yang ringkas.
Mesin listrik ini mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 70 kW atau setara dengan 95 PS, dengan torsi puncak mencapai 162 Nm.
Yang membuatnya unik adalah adanya lima mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari ECON, City, Normal, Sport, hingga mode paling gahar yaitu BOOST Mode.
Saat masuk ke mode BOOST, potensi motor akan terbuka maksimal, memberikan tarikan yang diklaim 1,5 kali lebih responsif dari model standar.
Salah satu fitur yang sangat ditonjolkan oleh Honda untuk membenarkan harganya yang premium adalah kehadiran simulasi perpindahan gigi virtual tujuh percepatan atau Simulated 7-Speed Gear Shift.
Fitur ini bekerja saat mode Sport atau BOOST diaktifkan, memberikan sensasi berkendara layaknya mobil transmisi manual namun tanpa kopling fisik, lengkap dengan paddle shift di balik kemudi.
Selain itu, ada juga fitur Active Sound Control yang akan mengeluarkan suara mesin khas Honda yang terinspirasi dari legenda seperti Integra Type R untuk menambah adrenalin pengemudi.
Dari sisi eksterior, Honda Super-ONE memiliki dimensi yang sangat proporsional untuk membelah kemacetan kota dengan panjang 3.569 mm, lebar 1.573 mm, dan tinggi 1.616 mm.
Tampilannya memadukan kesan retro dan modern dengan penggunaan Full LED Headlight yang memiliki karakter tatapan tajam namun hangat.
Menariknya, Honda juga menggunakan material daur ulang untuk bagian bumpernya sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan.
Masuk ke bagian interior, Anda akan disambut oleh kabin yang tenang dengan dashboard minimalis yang didesain agar pengemudi bisa tetap fokus ke jalanan.
Ada layar interaktif 7 inci TFT sebagai meter cluster dan layar utama 9 inci yang sudah terintegrasi dengan Google built-in.
Sistem audionya pun berkelas dengan penggunaan 7+1 BOSE Speakers lengkap dengan subwoofer untuk memanjakan telinga selama perjalanan.
Keamanan juga menjadi poin plus dengan adanya paket fitur Honda SENSING, mulai dari pengereman darurat otomatis hingga pencegah keluar jalur, serta perlindungan 6 buah airbag di seluruh kabin.