Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Dicky Prastya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:50 WIB
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Instagram @menkeuri]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya membandingkan pertumbuhan ekonomi era SBY sebesar enam persen dan Jokowi di bawah lima persen pada acara GIIAS 2026.
  • Ia menyimpulkan ekonomi era SBY digerakkan swasta tanpa infrastruktur signifikan, sedangkan era Jokowi didominasi pembangunan infrastruktur pemerintah.
  • Purbaya memastikan penggabungan kedua mesin penggerak ekonomi pemerintah dan swasta dapat mempermudah pencapaian target pertumbuhan nasional.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung soal kebijakan ekonomi era mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Joko Widodo (Jokowi).

Menkeu Purbaya bercerita, selama era Presiden SBY periode 2004-2014, ekonomi rata-rata tumbuh hampir 6 persen. Sedangkan pertumbuhan kredit mencapai 22 persen.

Sementara di era Jokowi periode 2014-2024, ekonomi tumbuh sedikit di bawah 5 persen atau bahkan mendekati 4,5 persen. Sedangkan pertumbuhan kredit rata-rata hanya 6 persen.

"Jadi pada 10 tahun pertama dari periode 20 tahun terakhir itu, perekonomian kita terutama ditopang oleh sektor swasta. Sementara Belanja Pemerintah, khususnya di era SBY, tidak menghasilkan pembangunan infrastruktur yang signifikan bukan?" katanya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD, dikutip Rabu (5/8/2026).

Purbaya berkelakar kalau Pemerintah SBY saat itu justru hanya tertidur, namun ekonomi bisa tumbuh hingga 6 persen.

"Pada dasarnya, pemerintah saat itu, saya sering bercanda, seperti sedang tidur. Namun, ekonomi tetap mampu tumbuh sekitar 6 persen," lanjutnya.

Kolase SBY, Jokowi, dan Prabowo Subianto. (Kolase Gemini AI)
Kolase SBY, Jokowi, dan Prabowo Subianto. (Kolase Gemini AI)

Sebaliknya, di era Jokowi, pembangunan infrastruktur dilakukan secara masif mulai dari jalan tol dan sebagainya. Tetapi pertumbuhan ekonomi justru berada di bawah 5 persen.

Purbaya menilai kalau itu tercermin dari pertumbuhan kredit yang hanya satu digit dengan angka 7 persen, atau bahkan lebih rendah lagi.

Dari sana Purbaya menyimpulkan kalau perekonomian di zaman SBY bisa digerakkan oleh pihak swasta. Sedangkan di era Jokowi, penggerak utama ekonomi berasal dari Pemerintah, tapi swasta cenderung lesu kala itu.

baca juga

"Jadi mesin ekonomi kita pincang dalam 20 tahun terakhir. Yang 10 tahun pertama, swasta saja yang kerja. 10 tahun kedua, hanya pemerintah saja yang kerja," beber dia.

Purbaya kemudian menjawab tantangan bagaimana pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 8 persen sesuai visi Presiden RI Prabowo Subianto saat ini. Sebab angka itu dinilai mustahil.

Maka dari itu, ia bakal memastikan kedua mesin pertumbuhan ekonomi, baik dari sektor Pemerintah maupun swasta, bisa berjalan dengan baik. Dengan begini, pertumbuhan ekonomi 6 persen dinilainya tak sulit digapai.

"Jadi, angka 6,5 persen cukup mudah dicapai jika saya berhasil memastikan kedua mesin pertumbuhan tersebut bergerak secara bersamaan. Saat ini, saya sedang memastikan hal itu terlaksana. Jadi jangan bilang Purbaya tukang tipu pak, purbaya pintar sedikit," tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Media Asing Ramai-ramai Sorot Kondisi Indonesia Jelang HUT ke-81, Singgung soal Krisis

Media Asing Ramai-ramai Sorot Kondisi Indonesia Jelang HUT ke-81, Singgung soal Krisis

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:57 WIB

Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi

Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026

Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×