- Geely Holding Group mengembangkan arsitektur tegangan tinggi 1000V untuk meningkatkan efisiensi pengisian daya mobil listrik.
- Hingga Maret 2026, perusahaan membangun lebih dari 2.100 pengisi daya Zeekr dengan daya puncak mencapai 1.500 kW.
- Inovasi ini diprediksi membuat waktu pengisian baterai kendaraan masa depan menjadi sangat singkat dan stabil.
Suara.com - Geely Holding Group kini tengah mengembangkan arsitektur tegangan tinggi 1000V untuk meningkatkan efisiensi pengisian daya mobil listrik. Langkah ambisius dari pabrikan asal Hangzhou tersebut dilakukan guna melampaui catatan waktu pengisian baterai 10 persen ke 80 persen yang sebelumnya membutuhkan waktu 5,5 menit. Inovasi ini sekaligus menjadi senjata utama Geely dalam menyaingi teknologi pengisian cepat milik kompetitor utamanya yakni BYD.
Saat ini produsen otomotif global tersebut secara aktif mengintegrasikan sistem 800V ke dalam lini kendaraan mereka. Arsitektur tersebut mencakup berbagai elemen mulai dari baterai dan motor listrik hingga pengontrol daya serta bodi kendaraan guna memberikan jangkauan serta efisiensi yang lebih tinggi.
Sebelumnya sempat muncul kabar di dunia maya mengenai performa sedan Lynk & Co 10 yang disebut menggunakan sistem 900V karena mampu mengisi daya hingga 80 persen dalam waktu sekitar 5,5 menit saja. Namun pihak manajemen mengonfirmasi bahwa klaim tersebut kurang akurat karena tegangan terukur sebenarnya pada baterai 95 kWh milik mobil tersebut berada di angka 772,8V atau masuk dalam kategori sistem 800V biasa.
Geely Holding Group menyatakan bahwa mereka sedang mengerjakan sistem penggerak dengan tegangan yang jauh lebih tinggi. Hingga Maret 2026 perusahaan telah membangun lebih dari 2.100 pengisi daya merek Zeekr dengan daya puncak mencapai 1.500 kW. Infrastruktur canggih ini disiapkan sebagai cadangan untuk masa depan karena mobil listrik saat ini belum mampu menyerap daya penuh dari stasiun tersebut secara optimal.
Sebagai perbandingan daya puncak sedan Lynk & Co 10 mencapai 1.100 kW saat diuji di stasiun Zeekr sementara di stasiun pengisian cepat BYD hanya mencapai 430 kW. Pengembangan sistem 1.000V diprediksi memungkinkan kendaraan masa depan untuk menerima daya hingga 1.500 kW secara stabil. Hal ini akan membuat waktu pengisian baterai menjadi sangat singkat sehingga pengalaman memiliki kendaraan listrik murni akan semakin mendekati kemudahan mengisi bahan bakar pada mobil bensin konvensional.