Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 15 September 2026 | 08:45 WIB
Studi Ungkap Mobil Listrik Bikin Mabuk Perjalanan
Ilustrasi mobil listrik (Magnific)
baca 10 detik
  • Penelitian William Emond menunjukkan karakteristik mobil listrik dapat memicu mabuk perjalanan pada sebagian penumpang.
  • Sistem pengereman regeneratif dan layar hiburan besar pada mobil listrik memperparah ketidaksesuaian informasi di otak.
  • Penumpang dapat mengurangi gejala mual dengan menghindari layar, menghirup udara segar, dan melihat arah jalan.

Suara.com - Mobil listrik dikenal punya karakter berkendara yang lebih senyap dan minim getaran. Kondisi ini sempat dianggap bisa membuat perjalanan terasa lebih nyaman terutama bagi penumpang yang mudah mengalami mabuk perjalanan.

Namun, anggapan tersebut ternyata tidak selalu benar. Sejumlah penelitian menunjukkan karakteristik tertentu pada mobil listrik justru bisa membuat sebagian penumpang lebih rentan mengalami mabuk perjalanan.

Melansir SlashGear, kondisi ini berkaitan dengan cara otak menerima dan memproses informasi mengenai gerakan kendaraan.

Dalam penelitian yang dilakukan William Emond dari Université de Technologie de Belfort-Montbéliard, dijelaskan bahwa mabuk perjalanan dapat terjadi ketika gerakan yang diperkirakan otak tidak sesuai dengan apa yang benar-benar dirasakan tubuh.

Ketidaksesuaian tersebut dikenal sebagai neural mismatch. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat memicu berbagai reaksi pada tubuh termasuk rasa mual.

Pada mobil listrik, perbedaan karakter berkendara dengan mobil konvensional menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Hal ini terutama terlihat dari respons akselerasi dan perlambatan yang berbeda. Sistem pengereman regeneratif pada EV bahkan disebut dapat memperparah kondisi tersebut.

Mobil Listrik yang dipamerkan di Mall 23 Semarang. [Istimewa]
Mobil Listrik yang dipamerkan di Mall 23 Semarang. [Istimewa]

Masalahnya, respons pengereman regeneratif pada beberapa mobil bisa terasa cukup cepat dan mendadak. Perubahan gerakan yang tiba-tiba itulah yang berpotensi memperparah gejala mabuk perjalanan pada penumpang yang sensitif.

Selain perubahan gerakan kendaraan, posisi tubuh dan apa yang dilihat penumpang juga berpengaruh. Gerakan lambat dan berulang seperti ayunan atau guncangan tertentu diketahui lebih mudah memicu mabuk perjalanan pada orang yang memang rentan.

Saat berada di dalam mobil, mata bisa menangkap pemandangan yang menunjukkan tubuh sedang bergerak. Namun, tubuh sendiri sebenarnya berada dalam posisi duduk dan relatif diam.

baca juga

Perbedaan informasi yang diterima mata dan tubuh tersebut kemudian bisa membuat otak mengalami kebingungan dan memicu gejala seperti mual, pusing hingga sakit kepala.

Layar hiburan berukuran besar yang kini banyak digunakan pada mobil listrik juga bisa memperparah mabuk perjalanan. Saat membaca atau menonton, mata fokus pada objek yang relatif diam sementara tubuh tetap merasakan gerakan kendaraan. Kondisi ini dapat meningkatkan ketidaksesuaian informasi yang diterima otak.

Meski begitu, mobil listrik bukan satu-satunya penyebab mabuk perjalanan. Kendaraan konvensional juga bisa menimbulkan kondisi serupa khususnya pada penumpang yang memang sensitif terhadap gerakan.

Untuk mengurangi gejalanya, penumpang bisa menghindari penggunaan layar, menghirup udara segar, serta memilih posisi duduk yang memungkinkan melihat jalan.

Profesor University of California Davis, Natascha Tuznik, juga menyarankan penumpang untuk melihat arah jalan selama perjalanan. Pada mobil listrik, penggunaan pengereman regeneratif secara lebih halus juga dapat membantu mengurangi perubahan gerakan yang mendadak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Terkini

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

John Herdman Sebut Lawan Terberat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Bukan Vietnam atau Malaysia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:41 WIB

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 08:37 WIB

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Emil Audero Debut di Markas Real Madrid, John Herdman Sebut Ujiannya Sangat Berat

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 08:36 WIB

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 08:30 WIB

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Hilirisasi Nikel RI Belum Beri Dampak Besar ke Warga, UMKM dan Pekerja Lokal Masih Terpinggirkan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:27 WIB

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

5 Warna Keramik Lantai yang Membuat Rumah Tampak Lebih Luas dan Besar

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:26 WIB

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 08:23 WIB

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

KM Virgo Transport 8 Bergeser 1,6 Mil Laut dalam Kondisi Terbalik

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:15 WIB

×