Tips Memilih Ukuran Helm yang Pas agar Tak Kekecilan dan Nyaman Dipakai

Nur Khotimah

Kamis, 17 September 2026 | 15:57 WIB
Tips Memilih Ukuran Helm yang Pas agar Tak Kekecilan dan Nyaman Dipakai
Ilustrasi helm. (Pexels/Myri C)
baca 10 detik
  • Pengendara sepeda motor wajib mengukur lingkar kepala dan mencocokkannya dengan tabel ukuran resmi sebelum membeli helm.
  • Helm yang terlalu besar atau kecil dapat mengurangi kenyamanan berkendara dan mengganggu fungsi perlindungan saat terjadi benturan.
  • Pembeli disarankan mencoba langsung helm serta memastikan tali pengait terpasang dengan baik untuk menguji stabilitasnya.
  • Ukuran S biasanya untuk lingkar kepala sekitar 55-56 cm
  • Ukuran M untuk lingkar kepala sekitar 57-58 cm
  • Ukuran L untuk lingkar kepala sekitar 59-60 cm
  • Ukuran XL untuk lingkar kepala sekitar 61-62 cm
  • Ukuran XXL untuk lingkar kepala sekitar 63-64 cm

Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak untuk semua merek. Selalu periksa size chart yang disediakan produsen sebelum menentukan ukuran.

3. Coba Helm Sebelum Membeli

Jika memungkinkan, coba langsung helm sebelum membelinya. Setelah dikenakan, gerakkan kepala perlahan ke kiri, kanan, atas, dan bawah untuk memastikan helm tidak mudah bergeser.

Helm yang pas seharusnya terasa menempel dengan stabil tanpa memberikan tekanan yang menyakitkan.

4. Periksa Tekanan pada Kepala

Gunakan helm selama beberapa menit dan rasakan apakah terdapat titik yang terlalu menekan, terutama di bagian dahi, pelipis, atau rahang. Jika tekanan terasa sakit atau membuat kepala pusing, pertimbangkan ukuran atau model lain.

Busa helm baru memang biasanya masih terasa cukup padat dan dapat sedikit menyesuaikan setelah digunakan.

Namun, jangan memilih helm yang sejak awal terasa terlalu longgar dengan alasan busanya nanti akan mengembang atau menyesuaikan.

5. Pastikan Tali Pengait Terpasang dengan Baik

baca juga

Setelah mendapatkan ukuran yang terasa pas, kencangkan tali pengait atau chin strap*. Coba dorong helm dari bagian belakang untuk memastikan helm tetap menempel di kepala dan tidak mudah terangkat.

Sistem pengait merupakan bagian penting agar helm tetap berada pada posisi yang semestinya ketika digunakan.

Risiko Pakai Helm yang Salah Ukuran

Ilustrasi Helm Premium. (Dok. Pribadi/SatriaDanuWibowo)
Ilustrasi Helm. (Dok. Pribadi/SatriaDanuWibowo)

Ukuran helm yang tidak sesuai dapat mengurangi kenyamanan sekaligus mengganggu fungsi perlindungan helm. Berikut beberapa risiko yang bisa muncul apabila memakai helm salah ukuran:

1. Helm Terlalu Longgar Mudah Bergeser

Helm yang terlalu besar tidak dapat menempel dengan baik pada kepala. Akibatnya, helm dapat bergeser ketika pengendara menggerakkan kepala dan berpotensi berubah posisi ketika terjadi benturan.

Menurut Deltalube, jarak antara kepala, busa, dan lapisan EPS pada helm seharusnya tidak terlalu longgar. Jika kepala bergerak bebas di dalam helm, penyerapan benturan tidak dapat bekerja secara optimal.

2. Kepala Bisa Terasa Sakit dan Pusing

Helm yang terlalu sempit dapat memberikan tekanan berlebihan pada bagian kepala. Kondisi tersebut bisa membuat kepala terasa sakit atau pusing, terutama ketika helm digunakan dalam waktu lama.

Rasa tidak nyaman juga dapat membuat pengendara lebih cepat lelah. Jika konsentrasi terganggu ketika berkendara, kondisi tersebut tentu perlu dihindari.

3. Konsentrasi Berkendara Bisa Terganggu

Helm yang menekan kepala terlalu kuat dapat membuat pengendara tidak nyaman selama perjalanan. Rasa sakit, pusing, atau lelah akibat helm yang terlalu sempit berpotensi mengganggu konsentrasi ketika berkendara.

4. Perlindungan Helm Tidak Optimal

Helm dirancang untuk membantu melindungi kepala dengan tetap berada pada posisi yang tepat. Jika ukurannya terlalu besar dan mudah bergeser atau terlalu kecil sehingga menimbulkan tekanan berlebihan, fungsi perlindungannya dapat terganggu.

Karena itu, jangan memilih helm hanya berdasarkan tampilan atau label ukuran. Ukur lingkar kepala, cek size chart dari produsen, lalu coba helm secara langsung untuk memastikan ukurannya benar-benar pas dan nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Arti Warna Helm Proyek

Bukan Sekadar Pelindung, Ternyata Ini Arti Warna Helm Proyek

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×