Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB
Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif
Ilustrasi mobil listrik (Magnific)
baca 10 detik
  • Ketua GIAMM Yusak Kristian menyatakan transisi mobil listrik belum mengancam industri komponen karena penetrasinya masih memerlukan waktu.
  • Infrastruktur yang belum merata serta tingginya popularitas kendaraan hybrid menjaga kebutuhan suku cadang konvensional tetap stabil.
  • Pasar komponen pengganti atau aftermarket tetap menjanjikan seiring proyeksi kenaikan populasi kendaraan di Indonesia mencapai dua juta unit.

Suara.com - Perkembangan mobil listrik (EV) mengubah peta kebutuhan komponen otomotif di Indonesia. Mobil listrik yang memiliki jumlah suku cadang lebih sedikit dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine atau ICE) kerap memicu kekhawatiran terkait masa depan industri komponen.

President Director PT Astra Otoparts sekaligus Ketua Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Yusak Kristian, membenarkan bahwa komponen satu unit mobil listrik jauh lebih sedikit dari kendaraan ICE. Kendati demikian, ia menilai kondisi ini belum menggerus industri komponen dalam waktu dekat karena penetrasi EV masih membutuhkan proses.

Infrastruktur yang belum merata menjadi salah satu pemicu lambatnya transisi. Di sisi lain, tren kendaraan hybrid dan plug-in hybrid membuat kebutuhan komponen ICE tetap terjaga.

“Apalagi kalau EV-nya bukan EV murni. Misalnya ada yang hybrid EV atau plug-in hybrid EV. Itu komponennya masih banyak sekali yang sama dengan internal combustion engine,” kata Yusak, di Jakarta, baru-baru ini.

Peluang besar industri suku cadang juga datang dari aftermarket atau komponen pengganti untuk kendaraan yang sudah beroperasi di jalan raya. Jumlah mobil yang beredar jauh lebih besar daripada angka produksi unit baru, dengan usia pakai kendaraan yang bisa mencapai dua dekade.

Potensi pasar suku cadang makin terbuka lebar seiring peluang bertumbuhnya populasi mobil di Indonesia. Yusak memperkirakan angka penjualan mobil nasional yang saat ini di kisaran 1 juta unit berpotensi naik hingga 2 juta unit per tahun. Kenaikan populasi kendaraan tersebut memastikan kebutuhan komponen ICE tetap tinggi meski pasar EV terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Spesifikasi Wuling Eksion EV, SUV Listrik Keluarga dengan Daya Jelajah Hingga 530 Kilometer

Spesifikasi Wuling Eksion EV, SUV Listrik Keluarga dengan Daya Jelajah Hingga 530 Kilometer

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 13:46 WIB

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:03 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×