alexametrics

Pemko Lhokseumawe Surati Satgas PPLN Polhukam Soal Kondisi Rohingya

Pemko Lhokseumawe Surati Satgas PPLN Polhukam Soal Kondisi Rohingya

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe menyurati Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) PPLN Kemenko Polhukam Republik Indonesia, terkait kondisi dan penanganan warga Rohingya yang berada di Balai Latihan Kerja (BLK) Gampong Meunas Mee, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Dalam surat pemberitahuan bernomor 466/909 tertanggal 23 November 2020, yang ditandatangani Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, tercantumkan beberapa poin mengenai kondisi etnis Rohingya. Pertama, jumlah pengungsi Rohingya di kamp pengungsi sementara Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, dari gelombang pertama sebanyak 99 orang, gelombang kedua berjumlah 296 orang dan penyerahan oleh pihak Imigrasi Kelas II A Lhokseumawe pada 9 September 2020 sejumlah empat orang. Sehingga dengan total jumlah pengungsi Rohingya 399 orang terhitung antara gelombang pertama dan kedua.

Selajutnya, sejak 8 Agustus 2020 sampai 21 November 2020 pengungsi Rohingya yang kabur atau melarikan diri sebanyak 31 orang, semuanya berjenis kelamin perempuan. Kemudian, yang meninggal dunia berjumlah empat orang, sehingga jumlah total pengungsi yang masih menetap di kamp penampungan sementara sejumlah 364 orang.

Terkini