Cerita Makam Tua di Puncak Bukit Tingkir Sragen

Selain makam tua, di Bukit Tingkir juga terdapat sebongkah besar batu yang oleh penduduk setempat disebut watu gong.

solopos
Senin, 25 Desember 2017 | 04:28 WIB
Cerita Makam Tua di Puncak Bukit Tingkir Sragen
Sumber: solopos

Solopos.com, SRAGEN — Tidak ada yang tahu persis cerita atau sejarah keberadaan makam-makam tua dari bebatuan Punden/Bukit Tingkir, Sangiran, Krikilan, Kalijambe, Sragen. Selama puluhan tahun warga diwariskan cerita sederhana bahwa makam-makam itu merupakan jejak atau peninggalan rombongan Mas Karebet atau Joko Tingkir.

Tapi tak ada yang tahu persis kapan dan dalam rangka apa rombongan Joko Tingkir singgah di Bukit Tingkir kala itu. Karena sejarahnya itu, warga menyebut lokasi makam-makam tersebut sebagai Punden/Bukit Tingkir.

Beberapa puluh tahun lalu terdapat cukup banyak makam tua di bukit itu. Tapi kini tinggal tersisa tiga makam. Pada waktu-waktu tertentu Punden Tingkir didatangi orang-orang dari luar Kalijambe yang bermaksud menyepi.

 

BERITA LAINNYA

TERKINI