Bupati Bandung Marah Gegara Hal Ini, Berjanji akan Usut Tuntas Semua Pihak yang Terlibat

Suara Pekanbaru

Rabu, 08 Maret 2023 | 13:36 WIB
Bupati Bandung Marah Gegara Hal Ini, Berjanji akan Usut Tuntas Semua Pihak yang Terlibat
Aktivis Lingkungan Mang Uprit saat berada di lokasi di kawasan rawa yang ditumbuhi rambut edelweis rawa yang langka setelah rusak parah akibat gelaran Rancaupas Camping Adventure 2023 (Instagram)

SuaraPekanbaru.id - Terkait gelaran motor trail yang merusak sejumlah habitat tumbuhan di rawa Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang kerap dipanggil Kang DS, angkat bicara.

Dia menyayangkan beberapa hal yang membuatnya geram.

Selain merusak habitat tumbuhan langka yakni bunga edelweis rawa, Bupati geram lantaran pada event tersebut mencatut logo Kabupaten Bandung tanpa ijin.

"Ku urang dumumule Leuweung teh, ku aranjeun dirusak (oleh kita semua dijaga hutan itu, oleh kalian malah dirusak)," kata Bupati dilansir dari laman Adalah Kabupaten Bandung.

Hal itu pun mengundang banyak kecaman dari berbagai pihak termasuk pemerintah Kabupaten Bandung.

"Tentunya saya sangat menyayangkan dan mengecam keras kejadian ini," imbuhnya.

Lebih lanjut Dadang mengatakan jika pihaknya tidak mengetahui sama sekali terkait pencatutan logo Pemerintah Kabupaten Bandung pada gelaran yang mengusung tema Rancaupas Camping Adventure Explore 2023 tersebut.

"Perihal Logo Pemkab Bandung yang dicatut di Flyer Acara, Itu tanpa sepengetahuan Saya dan kita pastikan bahwa logo pemkab bandung dicatut tanpa izin, tentunya kami sangat merasa dirugikan dengan kejadian ini," tegasnya.

baca juga

Bahkan secara tegas, Dadang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung tidak akan pernah mendukung dan memberikan ijin segala bentuk kegiatan yang dapat merusak alam.

"Kita pemerintah Kabupaten Bandung tidak pernah mendukung dan memberikan izin terhadap kegiatan yang merusak lingkungan dan Hutan," ungkap Dadang.

Bahkan, dikatakannya bahwa seluruh pihak panitia dan pihak lainnya yang mendukung gelaran tersebut harus bertanggungjawab.

"Panitia acara dan pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya acara itu harus bertanggung jawab atas
kejadian ini dan kita akan tindak lanjut," kata Bupati.

Seperti diketahui sebelumnya, gelaran yang melibatkan sejumlah pemotor trail sebagai pesertanya, menjadi perbincangan di berbagai laman media sosial.

Hal tersebut lantaran terjadi kekecewaan dari peserta atas panitia yang berimbas pada pembakaran sejumlah sepeda motor di lokasi kejadian.

Adapun tempat acara motor trail tersebut digelar kawasan wisata alam Rancaupas, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu.

Selain itu, kawasan yang seyogyanya merupakan habitat tumbuhan langka yakni edelweiss rawa, mengalami rusak parah.

Diketahui, tumbuhan rumput edelweis rawa hanya terdapat di dua tempat di dunia, yakni di Kawasan Ciharus dan Rancaupas.

Atas kerusakan yang terjadi di kawasan itu, Aktifis Lingkungan, Mang Uprit, melalui video yang dia unggah di laman media sosialnya, menyayangkan pihak perhutani yang telah memberikan ijin gelaran tersebut.

Dia menyebutkan bahwa semua pihak yang terlibat termasuk pihak Perhutani harus bertanggungjawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Tipe Orang saat Marah dan Cara untuk Mengatasinya

6 Tipe Orang saat Marah dan Cara untuk Mengatasinya

Your Say | Jum'at, 24 Februari 2023 | 17:12 WIB

Jangan Habis Manis Sepah Dibuang, Pengamat Griffith University Ingatkan Ini Bagi Artis Berstatus Orang Kedua

Jangan Habis Manis Sepah Dibuang, Pengamat Griffith University Ingatkan Ini Bagi Artis Berstatus Orang Kedua

Jabar | Kamis, 23 Februari 2023 | 19:42 WIB

Biar Tak Menyesal Kemudian, Prof Muradi Beri Catatan Ini bagi Artis yang Ingin Terjun di Pilkada

Biar Tak Menyesal Kemudian, Prof Muradi Beri Catatan Ini bagi Artis yang Ingin Terjun di Pilkada

Jabar | Rabu, 22 Februari 2023 | 14:41 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×