Kisah Eks Wartawan dan Racun Doktrin Radikal, Lone Wolf Rakit Teror Bom ke Ahmad Dhani dan Gereja Serpong: The End!

Suara Pekanbaru

Jum'at, 17 Maret 2023 | 10:30 WIB
Kisah Eks Wartawan dan Racun Doktrin Radikal, Lone Wolf Rakit Teror Bom ke Ahmad Dhani dan Gereja Serpong: The End!
Kisah mantan napi terorisme menceritakan kisahnya yang dulu. Ternyata sosok inilah dibalik pemberi ancaman bom buku yang diterima oleh Ahmad Dhani beberapa tahun silam. (Foto; Tangkapan Layar Youtube Deddy Corbuzier)

SuaraPekanbaru.id- Tidak ada yang tahu siapa sosok dibalik insiden teror bom buku yang mengancam keselamatan pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani. Kejadian tersebut terjadi beberapa tahun silam.

Dibalik insiden tersebut ternyata ada pelaku bernama Pepi Fernando. Dia adalah seorang mantan narapidana dalam kasus terorisme atau napiter, yang kini sudah berikrar untuk kembali kepada NKRI.

Aksinya sempat membuat publik geger dulu, karena ternyata dirinya menjadi dalang dalam kasus bom buku yang ditujukan terhadap empat sasaran, salah satunya adalah Ahmad Dhani.

Pepi Fernando yang kini sudah kembali ke NKRI dan bertaubat itu, memiliki alasan kenapa dirinya harus melakukan itu kepada Ahmad Dhani.

Dulu isu Ahmad Dhani yang merupakan keturunan Yahudi adalah alasan kenapa Peppy mengirimkan bom buku tersebut.

"Karena hari itu mas Dhani itu lagi kencang-kencangnya, bahwa beliau itu keturunan Yahudi. Jadi bukan Mas Dhani yang dihantam, tetapi Yahudinya itu yang ingin saya hantam," ungkap Pepi Fernando dikuti dari kanal Youtube Deddy Corbuizer, Jumat (17/3/2023).

Tak hanay itu saja, dirinya juga mengaku kalau dulu dia terkena paham radikal sampai anti dengan golongan tertentu. Bukan Ahmad Dhani saja yang dulu menjadi sasaran, Pepi Fernando mengaku sempat akan meledakan salah satu gereja yang ada di daerah Serpong.

“Kalau Gereja di Serpong. Belum meledak keburu ketangkep. Kalau bom Serpong meledak itu, Serping the end,” kata dia.

Menurut pengakuannya jika meledaknya bom Serpong itu, maka sudah dipastikan akibatnya sangat fatal. Mengingat kata dia  ukuran bom yang sangat besar dan terhubung ke dalam pipa gas.

baca juga

Pepi menceritakan tentang pengalam hidupnya dulu, kenapa bisa terjun dan memiliki paham radikalisme sebelum akhirnya sadar kalau semua itu adalah salah.

Pepi awalnya berprofesi sebagai wartawan infotainment. Dengan pekerjaannya yang berkaitan erat dengan dunia malam, dia merasa kehilangan jati dirinya sebagai seorang muslim.

Pepi mengakau kalau dirinya punya latar belakang yang kuat dalam Pendidikan agama. Ketika dirinya merasakan titik nol dalam hal agama, seorang temannya datang dan menawarkan untuk bergabung dengan Negara Islam Indonesia (NII). Di ditawari dengan konsep Iman, Hijrah, dan Jihad.

Bukan hanya berimana kepada Allah tapia da syarat lainnya yakni hijrah. Namun hijrah yang dimaksud adalah pindah kewarganegaraan dari NKRI ke NII.               

Lantas Pepi yang waktu dulu kehilangan arah, memutuskan bergabung bersama NII selama tiga tahun. Ketika mendengar konsep jihad, Pepi merasa jika hal tersebut tak sesuai dengan bayangannya selama ini. Dirinya dija jikan hanya menunggu perintah tersebut, dari atasan.

“Saya masih wartawan gosip(20 tahun lalu). Awalnya sih dari pencarian jati diri. Karena Kang Deddy tahu yah kalau ada ulang tahun siapa kita ikut. Cuma dasarnya saya dari kecil sudah pesantren,” ungkapnya.

Usai bergabung dengan NII, dirinya kerap mengumandangkan kata-kata jihad hingga membuat Pepi diusir dari NII.

“Usai diusir dari NII saya belajar bom dari youtube, waktu itu ada cara belajar buat bom di youtube,” ungkap Pepi.

Pepi mengaku dirinya sebagai lone wolf, yang bergerak sendiri dalam merencanakan teror bomb uku yang terjadi beberapa belas tahun kebelakang.

Ahmad Dhani dulu pernah mendapatkan ancaman bom dari seseorang yang tak dikenal. Namunterbaru sosok tersebut muncul dan mebgakui kalau dirinya yang melakukan itu. [Foto: YouTube - Sujiwo Tejo]
Ahmad Dhani dulu pernah mendapatkan ancaman bom dari seseorang yang tak dikenal. Namunterbaru sosok tersebut muncul dan mebgakui kalau dirinya yang melakukan itu. (sumber: Foto: YouTube - Sujiwo Tejo)

Seiring berjalannya waktu, dia mengaku dibantu juga oleh beberapa temannya mantan dari NII untuk merakit bom.

“Tiga bulan merakit 12 buah (bom. Karena tujuan akhir saya saat itu adalah ngebom gereja di Serpong,”katanya.

Pada satu minggu sebelum tiba waktu Misa Natal, Pepi sudah menjalankan aksinya. Dia memasang bom yang dilengkapi menggunakan alarm supaya bisa diledakan dari ajarak yang jauh.

Ketika itu, Pepi mengaku kalau dirinya sedang bergerak pergi menuju ke Provinsi Aceh. Namun Pepi mengaku beruntung bom tersebut tidak meledak, ketika dirinya berhasil diringkus oleh aparat.

Pepi mendapatkan hukum penjara dengan vonis 20 tahun, dan bebas setelah menjalani masa tahanan selama 11,5 tahun. Saat ini dia masih menjalankan masa pembebasan bersyarat.

“Dalam kesempatan ini kalau saya boleh minta maaf, ya saya minta maaf sebesar-besarnya memang atas kesalahan sikap alah paham yah. Paham saya yang salah,” ungkap Pepi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alshad Ahmad Bilang Bakal Jual Rumahnya Buat Wujudkan dan Bangun Impiannya Sebagai Pecinta Satwa, Apa Itu?

Alshad Ahmad Bilang Bakal Jual Rumahnya Buat Wujudkan dan Bangun Impiannya Sebagai Pecinta Satwa, Apa Itu?

Pekanbaru | Rabu, 15 Maret 2023 | 16:10 WIB

Boy William Lontarkan Kalimat yang Bikin Girang untuk Ayu Ting Ting, Didoakan Berjodoh dan Seiman

Boy William Lontarkan Kalimat yang Bikin Girang untuk Ayu Ting Ting, Didoakan Berjodoh dan Seiman

Pekanbaru | Rabu, 15 Maret 2023 | 15:10 WIB

Fuji Kena Getah Akibat Promosikan Online Shop yang Diklaim Milik Temannya, Wanita Ini Malah Jadi Korban Penipuan

Fuji Kena Getah Akibat Promosikan Online Shop yang Diklaim Milik Temannya, Wanita Ini Malah Jadi Korban Penipuan

Pekanbaru | Senin, 13 Maret 2023 | 15:00 WIB

Terkini

Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih

Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih

Jawa Tengah | Senin, 22 Juni 2026 | 13:58 WIB

3 Pilihan Smartwatch Baterai Awet 2 Minggu Penggunaan Reguler, Cocok untuk Lari dan Harian

3 Pilihan Smartwatch Baterai Awet 2 Minggu Penggunaan Reguler, Cocok untuk Lari dan Harian

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 13:57 WIB

Nyaris Liburan, Zico Kini Jadi Pahlawan Mesir di Piala Dunia 2026

Nyaris Liburan, Zico Kini Jadi Pahlawan Mesir di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:57 WIB

5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan

5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:56 WIB

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Uang Palsu Beredar di Lombok, Ini Wajah Pelaku yang Ditangkap

Uang Palsu Beredar di Lombok, Ini Wajah Pelaku yang Ditangkap

Bali | Senin, 22 Juni 2026 | 13:52 WIB

Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026

Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 13:52 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB