Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
Ilustrasi perempuan disekap pacar selama 3 tahun. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi menyoroti kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap korban berinisial YTR di Bandung.
  • Korban diduga disekap dan disiksa selama tiga tahun oleh pelaku T yang kini sedang dicari polisi.
  • Kementerian PPPA memberikan pendampingan hukum, medis, dan psikologis untuk mendukung proses pemulihan trauma serta kesehatan korban.

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinannya atas kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang dialami seorang perempuan berinisial YTR (29) di kawasan Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Korban diduga mengalami penyiksaan selama sekitar tiga tahun oleh seorang pria berinisial T (30), yang hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Arifah mengatakan kondisi YTR saat ditemukan sangat memprihatinkan. Korban mengalami sejumlah luka fisik serius, mulai dari cedera di bagian kepala dan wajah, gangguan penglihatan, kerusakan pada bibir yang menyebabkan kesulitan berbicara, hingga gangguan pada kaki yang membuatnya tidak dapat berjalan normal.

"Kami sangat prihatin atas kondisi korban yang mengalami kekerasan keji dalam waktu yang sangat panjang," ujar Arifah kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Kementerian PPPA, YTR sempat tidak diketahui keberadaannya oleh keluarga selama kurang lebih tiga tahun. Dalam kurun waktu tersebut, korban diduga hidup bersama pelaku tanpa ikatan pernikahan, berpindah-pindah tempat tinggal, serta terputus dari komunikasi dengan keluarga maupun akses bantuan dari pihak luar.

Selama itu pula, korban diduga berulang kali mengalami kekerasan fisik, mulai dari pemukulan hingga penganiayaan menggunakan benda tumpul dan benda tajam.

Arifah menegaskan pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan hukum, tetapi juga memastikan proses pemulihan korban berjalan secara menyeluruh.

Saat ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan rumah sakit, kepolisian, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan perlindungan kepada korban. Pendampingan hukum juga dilakukan bersama keluarga yang telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Barat.

Selain perawatan medis, YTR dijadwalkan menjalani asesmen lanjutan, konseling, serta pemeriksaan psikologis untuk membantu memulihkan trauma akibat kekerasan yang diduga dialaminya selama bertahun-tahun.

baca juga

Kementerian PPPA juga akan memberikan pendampingan kepada keluarga korban agar dapat kembali menjadi sistem dukungan utama selama proses pemulihan berlangsung.

Arifah berharap kasus ini menjadi pengingat penting bahwa kekerasan dalam relasi personal dapat berlangsung dalam waktu lama tanpa terdeteksi. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan SAPA 129 atau kanal pengaduan perlindungan perempuan dan anak yang tersedia di masing-masing daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung Untuk Forum Bisnis ASEAN

Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung Untuk Forum Bisnis ASEAN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:05 WIB

Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental

Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:50 WIB

Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi

Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:47 WIB

Terkini

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:28 WIB

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

×