Menko Luhut Tantang Anak Muda Ahli IT Bereskan 27 Ribu Aplikasi Milik Pemerintah, Dapat Kritik Pedas, Ini yang Dikatakan Profesional Programmer

Suara Pekanbaru | Suara.com

Rabu, 22 Maret 2023 | 12:30 WIB
Menko Luhut Tantang Anak Muda Ahli IT Bereskan 27 Ribu Aplikasi Milik Pemerintah, Dapat Kritik Pedas, Ini yang Dikatakan Profesional Programmer
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Panjaitan Panjaitan (Instagram)

SuaraPekanbaru.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvel) Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, menantang anak muda ahli IT di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan untuk membereskan 27 ribu aplikasi milik pemerintah.

Sebelumnya, aplikasi yang dibuat oleh pemerintah tersebut, mendapat keluhan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Menurut Sri Mulyani jika aplikasi-aplikasi itu tidak berfungsi secara multifungsi sehingga dianggap tidak efisien dan bahkan cenderung memboroskan anggaran negara.

Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate mengatakan bahwa pihaknya bakal menutup aplikasi-aplikasi tersebut secara bertahap.

Bahkan dia berjanji akan menggantikan aplikasi-aplikasi yang tidak berfungsi itu dengan satu aplikasi super (Super App).

Luhut mengaku jika dia telah memberitahukan kepada Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas, bahwa di Indonesia mempunyai banyak anak muda hebat yang mampu membuat aplikasi.

Baik aplikasi-aplikasi yang dibuat di lingkungan kementerian, lembaga, Pemda dan lainnya.

Menurut Luhut, puluhan ribu aplikasi tersebut melewati banyak vendor.

"Ternyata kita punya 27 ribu aplikasi seluruh pemerintahan ini, itu punya berapa banyak vendor," kata Luhut yang dilansir dari Kemkominfo TV.

Namun pernyataan Luhut pun mendapat berbagai macam kritikan dari berbagai kalangan masyarakat, terutama dari mereka yang bergerak di dunia IT dan programmer.

Salah satu kritikan datang dari seorang profesional programmer, Fuadit Muhammad yang dia unggah di laman media sosial miliknya @fuaditrockz

Dia mengatakan bahwa anak muda ahli IT tidak perlu ditantang, namun diberi ruang saja.

Ruang yang dimaksud Fuadit yakni bahwa sistem internal yang telah dibuat oleh para ahli IT, tidak sampai direcokin oleh pejabat eselon yang ingin merubah sistem.

"Karena biasanya mereka mencari celah untuk korupsi," kata Fuadit. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Fitur Layanan Digital Perbankan Demi Permudah Nasabah Kelola Keuangan

Mengenal Fitur Layanan Digital Perbankan Demi Permudah Nasabah Kelola Keuangan

Tekno | Rabu, 22 Maret 2023 | 11:27 WIB

Wih! Pedagang Bisa Daftar Sewa Kios di Pasar DKI Jakarta Hanya Melalui Aplikasi

Wih! Pedagang Bisa Daftar Sewa Kios di Pasar DKI Jakarta Hanya Melalui Aplikasi

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 15:28 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Papua Youth Creative Hub untuk Sarana Kreasi Generasi Muda Papua

Presiden Jokowi Resmikan Papua Youth Creative Hub untuk Sarana Kreasi Generasi Muda Papua

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2023 | 14:38 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB