"Kamu mandi dan puasa saja," kata UAS menjelaskan apa yang menjadi Hadist Nabi Muhammad.
UAS mengatakan, jika alangka baik dan utama jika setelah melakukan hubungan suami istri, segera mandi besar sebelum masuk waktu subuh.
"Jadi sebelum Adzan Subuh, dia berhubungan dengan suami atau istrinya. Lalu datang Adzan, maka lanjutkan puasanya," kata UAS.
UAS menegaskan, yang tidak boleh itu adalah setelah Adzan Subuh lalu berhubungan suami istri.
"Dan yang tidak boleh itu adalah setelah Adzan Subuh, kemudian malah baru berhubungan dengan suami atau istrinya. Naudzubillah itu tidak boleh," kata Ustadz Abdul Somad.
Kemudian UAS menegaskan jika puasa dalam keadaan junub karena lupa, maka sah puasanya.
"Bahwa orang yang junub, ketika subuh itu maka puasanya sah," kata UAS.
Lalu, UAS menjelaskan, apakah dia junub disebabkan oleh karena mimpi basah, atau berhubungan dengan suami atau istrinya.
"Jadi lanjutkan puasa Anda. Wallahualam Bishawab," tutup Ustadz Abdul Somad. (*)
Baca Juga: KPK Kenapa Belum Tahan Rafael Alun Trisambodo Meski Sudah Jadi Tersangka? Ternyata Ini Alasannya