KPK Kenapa Belum Tahan Rafael Alun Trisambodo Meski Sudah Jadi Tersangka? Ternyata Ini Alasannya

Suara Pekanbaru | Suara.com

Minggu, 02 April 2023 | 19:10 WIB
KPK Kenapa Belum Tahan Rafael Alun Trisambodo Meski Sudah Jadi Tersangka? Ternyata Ini Alasannya
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri memebrikan penjelasan, kenapa Rafael Alun Trisambodo belum ditaha meskipun dirinya sudah ditetapkan menjadi tersangka. (Foto: Suara.com - Yaumal)

SuaraPekanbaru.id- Rafael Alun Trisambodo sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi berupa uang. Hal itu dilakukan selama 12 tahun lamanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memberikan status tersangka kepada Rafael Alun, namun begitu dirinya masih belum dilakukan penahanan terhadap mantan pejabat di lingkungan kantor pajak itu.

Rafael Alun Trisambodo menjadi tersangka, usa dilakukan pemeriksaan beberapa kali oleh KPK. Hanya tiga hari berselang sejak ditetapkannya sebagai tersangka, Rafael Alun masih belum ditahan.

Terkait dengan hal itu, Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri memberikan penjelasan soal alasan mngapa ayah dari Mario Dandy itu tak kunjung ditahan.

Ali mengatakan soal penahanan terhadap Rafael Alun hanya tinggal menunggu waktu saja. KEndati sudah menjadi tersangka, tapi KPK masih enggan untuk mengungkapkan identitas tersangka secara resmi.

“Tersangka KPK tidak ada yang tidak ditahan kan? Ini soal waktu saja. Teman-teman sudah tahu konstruksi singkat perkara ini. Penyidikan kami pastikan ada tersangkanya. Namun kami belum bisa sampaikan identitas tersangka dimaksud," ungkap Ali kepada wartawan, dikutip dri Suara.com, Minggu (2/4/2023).

KPK kata Ali akan mengumumkan secara resmi ketika proses penyidikan yang dilakukan mereka dirasa sudah cukup.

"Karena pada saatnya ketika proses penyidikan ini cukup, kami pastikan akan umumkan secara resmi pihak yang ditetapkan tersangka dalam perkara ini," lanjut Ali.

Rafael Alun Trisambodo jadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, usai KPK menemukan sejumlah adanya unsur pidana dan barang bukti yang cukup. [Foto: Suara.com - Alfian Winanto]
Rafael Alun Trisambodo jadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, usai KPK menemukan sejumlah adanya unsur pidana dan barang bukti yang cukup. (sumber: Foto: Suara.com - Alfian Winanto)

Ali sebelumnya tak menyebutkan nama Rafael Alun Tirsambodo menjadi tersangka secara gambalang. Tapi dirinya cuma memastikan adanya dugaan temuan kejanggal dalam harta kekayaan dari Rafael Alun sudah naik ke tahap penyidikan.

Rafael Alun lantas kalau dirinya diduga menerima gratifikasi berupa uang.

"Ada peristiwa pidana korupsinya kami temukan terkait dengan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak pada DJP Kemenkeu tahun 2011 sampai 2023," ungkap Ali di gedung KPK, Kamis (30/3) lalu.

Adapun dugaan uang yang diterima oleh Rafael Alun nilai mencapai puluhan miliar.

Menurut Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur menyampaikan soal temuan safe deposit box (SDB) milik Rafael. Dalam isi SDB tersebut ada uang denga isinya mencapai 36 sampai 40 miliar. Hal inilah yang menjadi awal dugaan KPK adanya penerimaan gratifikasi.

Saat keluarga Rafael Alun Trisambodo sedang merayakan ultah jauh sebelum kasus dugaan gratifikasi mencuat. Kini Rafael Alun menjadi tersangka oleh KPK [Foto: Twitter]
Saat keluarga Rafael Alun Trisambodo sedang merayakan ultah jauh sebelum kasus dugaan gratifikasi mencuat. Kini Rafael Alun menjadi tersangka oleh KPK (sumber: Foto: Twitter)

"Beberapa perkara itu menjadi pintu masuk perkara utamanya, Karena PPATK mengecek SDB (Rafael) ditemukan Rp 36-40 miliar. Tapi tentunya uang tersebut harus kita telusuri dari mana," ungkap Asep.

Asep secara tegas mengatakan kalau penyifik sudah mengantongi cukup bukti, dalam penyelidikan kepada Rafael Alun Trisambodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Raffi Ahmad Angkat Bicara soal Hubungan dan Joint Bisnisnya dengan Rafael Alun Trisambodo

Raffi Ahmad Angkat Bicara soal Hubungan dan Joint Bisnisnya dengan Rafael Alun Trisambodo

| Sabtu, 01 April 2023 | 11:32 WIB

Menilik Sosok Jeremy di Pusaran Bisnis Gurita Raffi Ahmad, Hingga Heboh Dikaitkan Kasus Rafael Alun Trisambodo

Menilik Sosok Jeremy di Pusaran Bisnis Gurita Raffi Ahmad, Hingga Heboh Dikaitkan Kasus Rafael Alun Trisambodo

| Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:05 WIB

Ciri Artis Inisial R Dibeberkan, KPK Dalami Laporan Masuk Dugaan Keterlibatannya Sama Rafael Alun Trisambodo

Ciri Artis Inisial R Dibeberkan, KPK Dalami Laporan Masuk Dugaan Keterlibatannya Sama Rafael Alun Trisambodo

| Jum'at, 31 Maret 2023 | 11:04 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar

Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar

Banten | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:13 WIB

Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD

Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:51 WIB

Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?

Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:33 WIB

7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol

7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol

Lampung | Senin, 30 Maret 2026 | 23:27 WIB

Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus

Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus

Sumsel | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya

Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:10 WIB

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 22:55 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB