Hal tersebut juga berlaku bagi hp milik suami kata Ustadz Abdul Somad. Jangan samapi seorang suami lebih perhatian kepada alat komunikasinya, dibandingkan kepada istrinya di rumah.
“Ini mesti dijaga bersama, bapak sama ibu duduk taruh hpnya pakai baligho judulnya ‘mau dibawa kemana hubungan ini’ atau jangan ada hp diantara kita,” kata UAS. (*)