SUARA PEKANBARU- Wajib bagi umat muslim untuk membaca Al-Quran terlebih pada bulan Ramadan, kegiatan tadarus Al- Quran adalah hal yang sangat ditekankan.
Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang terjadi sekarang, Al-Quran pun berkembangn memasuki ranah digital. Semua orang bisa mengunduh aplikasi Al-Quran di smartphone masing-masing.
Membaca Al-Quran dengan menggunakan handphone pun bisa jadi solusi, sebagai peggnati mushaf dalam situasi tertentu.
Tapi ada pertanyaan bagimana soal pahal ketika seseorang membaca Al-Quran menggunakan handphone.
Tentu setiap umat Islam ingin meraih pahala pada sata membaca kitab suci yang mejadi mukjizat Nabi Muhammad SAW.
Ustadz Abdul Somad pun memberikan penjelasan terkait dengan pahala saat membaca Al-Quran dari layar smartphone.
Menurut ustadz kondang asal Kota Pekanbaru tersebut, tidak mempengaruhi bobot dari pahala yang didapat dalam membaca Al-Quran.
Pasalnya Karena menurut Ustadz Abdul Somad, pahala ketika membaca membaca Al-Quran pahala yang didapatkan adalah saat seseroang membaca dengan seksama, benar dan tartil.
Maksdunya adalah] membaca setiap ayat Al Quran harus sesuai dengan tajwid.
Hati yang ikhlas dan tenang ketika membaca Al-Qurang, diresapi hingga menyentuh ke dalam hati, pahal bisa didapatkan oleh seseorang.
"Melihat mushaf dan lihat handphone, melihat di dinding pahalanya bukan dilihat saat kau membaca Al-Quran dari mana. Tapi yang dilihat dari lafadz mulut dan dilihat dari hati. Fasih tajwid dan ikhlas di hati, " ungkap Ustadz Abdul Somad seperti dikutip dari YouTube Ustadz Abdul Somad Official, Rabu (5/4/2023).
Jika meruntu kepada sejarahnya, Al-Quran ketika dulu di zaman para sahabt Rasulullah SAWm ditulis dalam berbagai bentuk media. Mulai dari pelepah kurma, tulang onta, ataupun di atas batu yang serupa dengan piring.
Maknanya adalah, Al-Quran ditulis di mana saja medianya yang penting tetap membacanya dengan benar.
Baiknya Al Quran bukan terletak pada medianya, tapi seberapa banyak kita membacanya dan memahahminya. (*)