SUARA PEKANBARU - Bahaya candu pikiran kotor dan mesum! Buya Yahya angkat kisah anak berzina bersama ibu kandung.
Buat muda mudi zaman sekarang sangat dekat dengan perilaku seks bebas atau zina. Buya Yahya menjelaskan jika itu semua disebabkan oleh pikiran kotor dan mesum yang sudah merasuk di otak.
Lantas, apakah bisa hilang atau sembuh jika otak kita sudah candu pada pikiran kotor dan mesum?
Ulama asal Cirebon, Buya Yahya menjelaskan kisah di mana ada anak yang menzinahi ibu kandungnya.
Peristiwa memilukan tersebut dikatakan Buya Yahya diawali pikiran kotor dan mesum si anak dan ibu kandungnya sendiri.
Andai satu di antaranya berpikir waras, peristiwa anak zina dengan ibu kandungnya tak akan pernah terjadi.
![Buya Yahya menjelaskan dampak seseorang yang sering berpikir mesum. [Foto: Tangkapan Layar Youtube]](https://media.suara.com/suara-partners/pekanbaru/thumbs/1200x675/2023/04/08/1-buya-yahya-membagikan-tips-dan-cara-bagi-wanita-yang-sedang-haid-untuk-mendapatkan-malam-lailatul-qadar.png)
Penyakit candu akan pikiran kotor dan mesum ini sudah banyak dialami orang baik pria maupun wanita.
Jika terlalu sering berpikir tentang hal kotor dan mesum, maka akan berdampak pada perbuatan zina.
Dijelaskan dalam satu literasi jika pikiran kotor dan mesum ini timbul lantaran memuncaknya hasrat biologis.
Baca Juga: Indra Sjafri Pilih 28 Pemain Muda untuk Gothia Cup 2023 di Swedia
Agar semua bisa direm, maka segera kembalikan pada Sang Maha Pemilik Kehidupan Allah SWT.
Kamu juga harus tahu jika munculnya hasrat seksual bukan hanya diungkapkan lewat kata-kata maupun tindakan saja.
Dari sana maka akan timbul pikiran kotor yang akan berdampak kepada kinerja otak.
Buya Yahya menjelaskan keilmuan para ahli yang menyebutkan orang yang telah kecanduan pornografi lebih berbahaya daripada kecanduan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Kecanduan film-film porno akan secara cepat merusak pikirannya.
Dari kebiasaan menonton film-film kotor maka isi kepala akan dipenuhi dengan pikiran mesum.