Sudah Tahu Malam Lailatul Qadar Tapi Maksiat, Buya Yahya Sebuat Kejahatan Paling Keji, Dosanya Seribu Bulan Juga?

Suara Pekanbaru Suara.Com
Minggu, 09 April 2023 | 19:06 WIB
Sudah Tahu Malam Lailatul Qadar Tapi Maksiat, Buya Yahya Sebuat Kejahatan Paling Keji, Dosanya Seribu Bulan Juga?
Buya Yahya mengatakan secara tegas orang yang berani berbuat maksiat di malam penuh kemuliaan Lailatul Qadar padahal dia tahu, maka di sudah berbuat paling jahat dan keji. ((YouTube/Al-Bahjah TV))

SUARA PEKANBARU- Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat penting dan banyak di buru oleh umat muslim.

Malam yang diberikan oleh Allah SWT dalam setahun sekali ketika d bulan Ramadan, menjadi agenda rutin bagi umat islam dalam melakukan perbuaran malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Malam -malam bulan Ramadan dihidupkan olehkaum muslimin, dengan meningkatkan ibadah masing-masing. Mereka tak ingin menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang sangat emas di malam Lailatul Qadar.

Tapia da pertanyaan dari bagaimana ketika mereka melakukan maksiat ketika di malam Lailatul Qadar. Apakah beanr dosanya akan dilipatgandakan, hingga ribuan bulan juga?

Dalam kana YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya dalam ceramhanya memberikan penjelasan soal dosa yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar.

Buya Yahya secara tegas awlanya mengatakan kalau sifat Allah yang Maha Pengasih kepada setiap hambaNya.

"Kita urusan sama dzat yang Maha Kasih. Allah Maha Kasih yang akan menghitung dari sisi kebaikan," kata Buya Yahya dikutip Minggu (9/4/2023).

Buya Yahya mengatakan, tidak ada riwayat yang mengatakan kalau maksiat di malam Lailatul Qadar bisa mendapatkan dosa seribu bulan.

"Adapun kejahatan tersebut akan dihitung seribu bulan, oh tidak, Allah Maha Pengampun," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Diungkap Ustadz Adi Hidayat 3 Golongan Ketika Berdoa Allah Pun Sulit untuk Menolaknya

Tapi yang perlu diingat adalah yang namanya maksiat dilakukan pada malam yang penuh kemuliaan, adalah sebuah kejahatan besar.

"Akan tetapi apakah kejatahan malam itu jadi sejahat-jahatnya kejahatan, oh iya," begitu kata dia.

Apalagi kata Buya Yahya, maksiat bisa lebih berat dan besar, jika dilakukan dalam keadaan tertentu.

"Karena kejahatan akan semakin jahat jika dilakukan oleh siapa orangnya. Kapan waktunya dan di mana tempatnya," begitu kata Buya Yahya.

Contohnya kata dia, dosa yang dilakukan oelh orang biasa, masih lebih ringan kalau dibandingkan dengan dosa yang dilakukan oleh seorang yang alim.

"Sebuah kejahatan dilakukan orang biasa ya jahat, tapi di saat dilakukan seorang alim lebih jahat lagi. Orang melakukan dosa di luar Ramadan dosa, di Ramadan lebih dosa lagi. Memang lebih jelek," tegas Buya Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI