SUARA PEKANBARU - Kronologi 2 pria ditemukan bersimbah darah di Pekanbaru, kesaksian warga sangat memilukan.
Tempat kejadian perkara Rumbai Pesisir tepatnya di Danau Buatan, Pekanbaru benar-benar mengerikan.
Banyak darah ditemukan warga dan polisi di tempat dua pemuda itu tak berdaya dengan luka dan bersimbah darah.
Satu di antara dua pria tersebut bahkan nyawanya melayang. Polisi hingga saat ini masih menyelidiki kasus tersebut.
Berikut adalah kronologi ditemukannya dua pria terkapar, dan satu lainnya tewas di TKP:
1. Identitas kedua korban
Benar-benar tidak diharapkan. Warga yang tinggal di Danau Buatan di Kota Pekanbaru, menemukan dua pria bersimbah darah di pinggir jalan.
Warga pun kaget saat tahu satu dari dua lelaki tersebut telah tewas dengan banyak luka dan darah yang bersimbah.
Kedua lelaki tersebut diketahui bernama Dery Kurniawan (25) dan Novaldi (25).
2. Ditemukan warga pagi-pagi
Pagi-pagi sekira pukul 08.30 WIB, warga dikejutkan dengan penemuan dua orang dalam kondisi mengenaskan.
Satu di antaranya bahkan ditemukan sudah tidak bernyawa. Penemuan pertama adalah korban yang masih hidup, dengan suara sayup meminta tolong.
Sekira 30 menit kemudian dari lokasi pertama, warga menemukan satu orang lainnya sudah tidak bernyawa.
Warga awalnya menemukan Novaldi meminta tolong. Tubuhnya dipenuhi darah. Sementara di lokasi tak jauh dari Novaldi ditemukan terlihat jasad yang diketahui bernama Dery.
3. Motor tergeletak
Tidak jauh dari dua lokasi korban ditemukan, warga juga mendapati satu unit sepeda motor tergeletak.
Sepeda motor berwarna merah tergeletak tak jauh dari kedua korban. Warga pun langsung melapor pada Bhabinkamtibmas.
4. Penjelasan polisi
Petugas piket Sat Reskrim Polresta Pekanbaru langsung berdatangan ke lokasi kejadian.
"Benar ditemukan dua pria penuh luka bersimbah darah di Rumbai Pesisir tepatnya di Danau Buatan," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan, Minggu (9/4/2023).
Satu korban dalam keadaan lemas, satu lainnya meninggal dunia dengan pakaian keduanya penuh darah.
"Sekitar jam 12.00 WIB, kegiatan olah TKP selesai. Semua dibawa ke RS Bhayangkara. Satu korban yang meninggal dunia adalah Deri Kurniawan warga Meranti Pandak," ucap Andrie.
"Sampai sekarang (Minggu malam) penyebab belum diketahui," kata Andrie. (*)