Ada Zat Berbahaya, Setengah Bulan Ramadhan Ini Dinkes dan BBPOM Kota Pekanbaru Imbau Warga Selektif Beli Takjil

Suara Pekanbaru Suara.Com
Minggu, 09 April 2023 | 16:35 WIB
Ada Zat Berbahaya, Setengah Bulan Ramadhan Ini Dinkes dan BBPOM Kota Pekanbaru Imbau Warga Selektif Beli Takjil
Dinkes Kota Pekanbaru dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menguji takjil. (pekanbaru.go.id)

SUARA PEKANBARU - Umat Islam Kota Pekanbaru baru menjalani setengah bulan Ramadhan. Artinya, masih ada setengah bulan lagi untuk berburu takjil.

Namun, Pemerintah Kota Pekanbaru mengingatkan, masyarakat harus waspada pada saat berburu takjil di Pasar Ramadhan.

Pasalnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru telah menemukan takjil mengandung zat berbahaya di Pasar Ramadhan.

Dua lembaga tersebut telah menguji takjil (kudapan yang dimakan saat berbuka puasa) secara acak di tiap Pasar Ramadan.

Namun, tahun ini, temuan takjil mengandung zat berbahaya, berformalin, maupun mengandung boraks sudah jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Dari hasil pengamatan kami dengan BBPOM, memang ada ditemukan beberapa makanan atau takjil di pasar Ramadhan yang tidak layak dikonsumsi. Artinya, ada zat-zat yang dilarang," kata Kepala Dinkes Kota Pekanbaru dr. Zaini Rizaldy, dikutip dari laman resminya, Minggu 9 April 2023.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar warga lebih selektif membeli jajanan takjil tersebut. Hal itu bisa dilihat dari ciri-ciri fisiknya.

"Kalau warnanya terlampau cerah, itu dikhawatirkan menggunakan zat pewarna. Makanan terbuka tapi tak dihinggapi lalat, itu juga dikhawatirkan mengandung boraks atau formalin," ucapnya.

Sebenarnya, banyak tips makanan yang layak dan tidaklayak dikonsumsi. Walau begitu, Dinkes dan BBPOM rutin melakukan pengawasan dengan melakukan uji sampel ke beberapa tempat (Pasar Ramadhan).

Baca Juga: Habib Jafar Langsung Terkejut saat Jawab Pertanyaan Ini, 'Sadar' dan Panik Disebut Sudah Masuk Buddha, Kok Bisa?

"Kami memeriksa makanan yang dicurigai. Tapi, kebanyakan warga sudah paham," tuturnya.

Karena itu, takjil yang menggunakan zat-zat yang berbahaya mulai berkurang. Pada awal Ramadhan, ditemukan beberapa takjil mengandung bahan berbahaya.

"Namun, jumlahnya tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Paling hanya satu atau dua temuan kemarin," ujarnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI