Keutamaan 6 Hari Puasa Syawal, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Suara Pekanbaru Suara.Com
Rabu, 26 April 2023 | 09:40 WIB
Keutamaan 6 Hari Puasa Syawal, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad menjelaskan keutamaan melaksanakan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal. (Foto: Youtube)

SUARA PEKANBARU - Penceramah Ustadz Abdul Somad menuturkan pelaksanaan puasa Syawal boleh dilakukan secara berurutan maupun terpisah.

Meski hukumnya tidak wajib, Ustadz Abdul Somad menerangkan, puasa Syawal yang dihukumi sunnah dianjurkan dilaksanakan umat Islam pasca Ramadhan.

Oleh karena itu, Ustadz Abdul Somad pun memaparkan, keutamaan puasa sunnah enam hari yang dikerjakan selama bulan Syawal.

Di bulan Syawal ini, terdapat amalan-amalan sunnah yang dianjurkan untuk umat Islam, satu di antaranya yakni puasa Syawal.

Menurut Ustadz Abdul Somad, pelaksanaan puasa Syawal dapat dilakukan umat Islam di sepanjang bulan Syawal.

"Di awal boleh, di tengah, di akhir bulan boleh, dikerjakan berturut-turut maupun terpisah sama-sama boleh," kata Ustadz Abdul Somad, mengutip video kanal YouTube Cahaya Islam.

Meski begitu, Ustadz Abdul Somad mengimbau semakin cepat sesuatu amalan dikerjakan, termasuk puasa Syawal maka akan semakin baik.

Selain itu, Ustadz Abdul Somad pun menjelaskan, jika ada yang memiliki utang puasa Ramadhan, lebih baik melunasi atau qadha puasa Ramadhan terlebih dahulu baru setelah itu puasa Syawal.

"Paling afdhol bayar dulu utang puasa, baru puasa Syawal. Namun, pendapat Mazhab Syafi'i kerjakan saja qadha puasa enam hari di bulan Syawal otomatis dapat pahala puasa sunnah Syawal," kata Ustadz Abdul Somad.

Baca Juga: Teka-teki Partai Baru Tempat Sandiaga Uno Berlabuh Usai Pamit dari Gerindra

Hal tersebut berlaku bagi perempuan yang berhalangan haid maupun laki-laki musafir atau sakit selama bulan Ramadhan.

Apabila seseorang melaksanakan qadha di bulan Syawal bertepatan di hari Senin atau Kamis, maka mendapatkan tiga pahala sekaligus.

Tiga pahala tersebut yakni qadha puasa lunas 1 hari, dapat bonus pahala sunnah Syawal, dan pahala sunnah Senin atau Kamis.

"Niatnya cukup 1, saya niat puasa qadha besok hari lillahi ta'ala," ucap Ustadz Abdul Somad.

Niat Qadha Puasa Ramadhan:

Nawaytu shauma ghadin 'an qadha'i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta'ala

Artinya: Aku berniat untuk meng-qadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Niat Puasa Syawal:

Nawaytu shauma ghodin 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI