pekanbaru

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Dulu? Ustadz Abdul Somad Beberkan Tata Caranya

Suara Pekanbaru Suara.Com
Rabu, 26 April 2023 | 08:45 WIB
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Dulu? Ustadz Abdul Somad Beberkan Tata Caranya
Penceramah Ustadz Abdul Somad menjelaskan terkait aturan menggabungkan puasa sunnah Syawal dan qadha puasa Ramadhan. (Twitter/@UAS_AbdulSomad)

SUARA PEKANBARU - Bagaimana aturan menggabungkan puasa Syawal dengan qadha puasa Ramadhan? Simak penjelasan Ustadz Abdul Somad.

Penceramah Ustadz Abdul Somad mengatakan, bagi umat Islam yang memiliki utang puasa Ramadhan dapat membayarnya di bulan Syawal.

Meski wajib mengganti utang puasa, Ustadz Abdul Somad mengungkapkan, qadha puasa yang dikerjakan di bulan syawal akan mendapat pula bonus pahala bulan Syawal, dan puasa sunnah lainnya.

Sekarang ini, memasuki bulan Syawal 1444 Hijriyah, setelah sebelumnya umat Islam di dunia melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 2023.

Di bulan Syawal ini, terdapat berbagai amalan-amalan sunnah yang dianjurkan di antaranya melaksanakan puasa Syawal.

Puasa Syawal merupakan puasa sunnah yang dapat dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal setelah Lebaran Idul Fitri.

Kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak pahala selama bulan Syawal. Dikatakan, Ustadz Abdul Somad, orang yang berpuasa selama enam hari di bulan Syawal setara dengan berpuasa selama setahun penuh.

Amalan sunnah dikerjakan mendapat pahala, namun apabila tidak dikerjakan tidak mendapat dosa.

Dalam pelaksanaannya yang apabila dikerjakan secara berurutan, maka akan melewati Senin dan Kamis, yang mana dua hari tersebut umum dilakukan puasa sunnah.

Baca Juga: Bakal Seru! Diprediksi Ada 3 Poros Koalisi Pilpres 2024, Sandiaga Berpeluang Jadi Cawapres Ganjar

Ustadz Abdul Somad menerangkan, jika ada yang memiliki utang puasa, lebih baik melunasi atau qadha puasa Ramadhan, setelah itu baru puasa Syawal.

"Paling afdhol bayar dulu utang puasa, baru puasa Syawal. Namun, pendapat Mazhab Syafi'i kerjakan saja qadha puasa enam hari di bulan Syawal, otomasti dapat pahala sunnah Syawal," kata Ustadz Abdul Somad, mengutip YouTube Sandi-Art17.

Ketentuan tersebut berlaku bagi kaum hawa yang berhalangan haid maupun laki-laki musafir atau sakit selama bulan Ramadhan.

Apabila umat Islam melakukan qadha di bulan Syawal bertepatan di hari Senin atau Kamis, maka mendapatkan tiga pahala sekaligus.

Tiga pahala tersebut yakni puasa lunas 1 hari, pahala sunnah Syawal dan pahala sunnah Senin dan Kamis.

Cara niatnya adalah cukup mengucap satu niat qadha tanpa menyebut niat puasa Syawal atau puasa Senin dan Kamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI