SUARA PEKANBARU - Anies Baswedan tak peduli warga minoritas, pendeta ini ungkap masa sulit saat badai pandemi Jakarta.
Seorang pendeta yang merupakan tokoh Kristen Jakarta, mengungkap bagaimana dirinya berada di bawah kepemimpinan Anies Baswedan selama menjabat sebagai gubenur.
Pendeta Melanie Mongisidi blak-blakan bagaimana perlakuan Anies Baswedan kepada warga minoritas di Jakarta.
Sebagai pendeta, dia mengaku apa yang dilakukan Anies Baswedan, tidak peduli pada minirotas.
Pendeta Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Anies Baswedan benar-benar ada untuk semua kalangan dan golonga.
Tidak peduli miniritas atau mungkin mayoritas, dia melihat Anies Baswedan selama kepemimpinannya DKI Jakarta, sangat bijak.
Secara terus terang, Pendeta Melanie bersimpati pada bakal calon presiden Ri yang resmi diusung NasDem, PKS, dan Demokrat ini.
Anies selama kepemimpinannya 5 tahun di Jakarta, benar-benar menjadikan rakyat Jakarta ada dalam suasana damai.
“Saya sangat simpati dengan Pak Anies (saat menjadi Gubernur Jakarta),” ujar Pendeta Melanie saat bincang bersama Indra Charismiadji di kanal Youtube Laman TV, dikutip Rabu (17/5/23).
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut kata dia memiliki perhatian lebih pada semua umat beragama.
Tentang apa yang dirasakannya itu, Pendeta Melanie mengungkap perlakuan Anies Baswedan tentang Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI).
BOTI yang disalurkan pada masa Anies sangat membantu, terlebih di masa awal datangnya badai pandemi.
“Pak Anies di masa-masa sulit seperti pandemi, bisa menyetujui adanya BOTI,” jelasnya.
Pendeta Melanie menilai program tersebut benar-benar baru terlaksana pada era Anies Baswedan di sebagai Gubernur Jakarta.
Bukan hanya satu atau dua agama tertentu yang mendapatkannya, tapi semua bisa merasakan kebijakan dengan nilai keadilan dari Anis Baswedan.