SUARA PEKANBARU - Aktris Luna Maya menyebut, film Suzanna: Malam Jumat Kliwon lebih kompleks dari film-film sebelumnya.
Sehingga membuat dia lebih tertekan saat memerankan tokoh Suzzanna.
"Menurut saya, tekanan yang pertama sama yang kedua ini agak sedikit berbeda, karena pas baca skenarionya, aku melihat bahwa Suzzanna di sini lebih kompleks, layer-nya lebih banyak," kata Luna Maya.
Menurutnya, film terbaru tersebut lumayan berbeda dengan film terdahulu yang jalan ceritanya cenderung lebih sederhana.
Dia juga butuh usaha lebih agar bisa masuk ke dalam alur cerita.
"Secara emosi, ini bikin aku berpikir 'ini gimana, ya?' karena kalau kita lihat film-film Suzanna, menurut aku kebanyakan dari simple story, ceritanya sangat jelas dan simple," kata Luna.
"Jadi, aku nggak punya referensi. Memang ada film Suzanna yang ceritanya dalam. Tapi, di sini aku mencoba mencari referensi di mana Suzanna yang tepat untuk ini," tambahnya.
Luna Maya tak memungkiri, dia kadang tak percaya diri.
Namun, dia selalu berdiskusi dengan pemain lainnya, seperti produser Sunil Soraya, dan sutradara Guntur Soeharjanto.
Baca Juga: Jadwal Puasa Tarwiyah 2023 Sebelum Hari Raya Idul Adha 1444 H
"Akun percaya sama Pak Sunil dan Mas Guntur. Ya, sebagai aktor kan kita selalu was-was ini udah bener nggak, ya? selalu nggak puas, dan pengen mengulik lagi. Tapi Pak Sunil dan Mas Guntur selalu meyakinkan," katanya.
Luna Maya sebelumnya pernah memerankan tokoh Suzanna, legenda film horor Indonesia dalam film Bernapas Dalam Kubur.
Dalam film Suzanna: Malam Jumat Kliwon, Luna Maya bakal beradu akting dengan Achmad Megantoro, Tyo Pakusadewo, Sally Marcelina, Taskya Namya, Opie Kumis, dan Adi Bing Slamet.
Suzanna: Malam Jumat Kliwon dijadwalkan bakal tayang pada 3 Agustus, berkisah tentang Suzanna yang disantet pada malam Jumat Kliwon.
Dia datang kembali untuk membalas dendam dalam wujud hantu sundel bolong. (*)