SUARA PEKANBARU - Marak pemerkosaan dan seks bebas yang sudah "jadi tradisi", 5 cara penting lindungi anak perempuan kita dari pelaku pelecehan
Diakui atau tidak, seks bebas saat ini sudah menjadi tradisi di tengah perkembangan teknologi dan kurangnya pemerintah melakukan pencegahan.
Dampak tersebesar selain anak terjerumus pada seks bebas, adalah hal mengerikan, yakni menjadi korban pemerkosaan.
Nah, melindungi anak perempuan dari upaya tindak pelecehan adalah tanggung jawab penting setiap orang tua atau wali.
Selalu ingatlah bahwa pencegahan adalah kunci utama. Dengan pendidikan, komunikasi terbuka, dan pengawasan yang tepat, Anda dapat membantu melindungi anak perempuan Anda dari upaya tindak pelecehan.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk membantu melindungi anak perempuan Anda:
1. Pendidikan dan Komunikasi: Ajarkan anak-anak tentang apa yang merupakan perilaku yang pantas dan tidak pantas. Berbicara dengan mereka secara terbuka dan jujur tentang tubuh, privasi, dan batasan-batasan pribadi.
2. Pahami Tanda-tanda Pelecehan: Kenali tanda-tanda pelecehan, baik fisik maupun perilaku. Ini bisa termasuk perubahan drastis dalam perilaku, emosi, atau tanda-tanda fisik seperti luka atau lecet.
3. Ketahui Lingkungan Anak Anda: Pastikan Anda mengenal siapa yang berinteraksi dengan anak Anda, baik di lingkungan sekolah, tempat bermain, atau lingkungan sosial lainnya.
4. Supervisi: Awasi anak Anda dengan cermat saat berada di lingkungan baru atau saat berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Pastikan mereka tidak ditinggalkan sendirian dalam situasi yang berisiko.
5. Pentingnya "Tidak" dan Batasan: Ajarkan anak untuk bersikap tegas dan mengatakan "tidak" jika mereka merasa tidak nyaman dengan situasi atau sentuhan.
Dorong mereka untuk berbicara kepada Anda tentang situasi yang mereka anggap tidak pantas.