pekanbaru

Marak Pemerkosaan dan Seks Bebas yang Mentradisi, 5 Cara Penting Lindungi Anak Perempuan Kita dari Pelaku Pelecehan

Suara Pekanbaru Suara.Com
Jum'at, 11 Agustus 2023 | 06:06 WIB
Marak Pemerkosaan dan Seks Bebas yang Mentradisi, 5 Cara Penting Lindungi Anak Perempuan Kita dari Pelaku Pelecehan
Foto ilustrasi tak terkait berita. Penggerebakan pesta seks. (suara.com)

SUARA PEKANBARU - Marak pemerkosaan dan seks bebas yang sudah "jadi tradisi", 5 cara penting lindungi anak perempuan kita dari pelaku pelecehan

Diakui atau tidak, seks bebas saat ini sudah menjadi tradisi di tengah perkembangan teknologi dan kurangnya pemerintah melakukan pencegahan.

Dampak tersebesar selain anak terjerumus pada seks bebas, adalah hal mengerikan, yakni menjadi korban pemerkosaan

Nah, melindungi anak perempuan dari upaya tindak pelecehan adalah tanggung jawab penting setiap orang tua atau wali. 

Selalu ingatlah bahwa pencegahan adalah kunci utama. Dengan pendidikan, komunikasi terbuka, dan pengawasan yang tepat, Anda dapat membantu melindungi anak perempuan Anda dari upaya tindak pelecehan.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk membantu melindungi anak perempuan Anda:

1. Pendidikan dan Komunikasi: Ajarkan anak-anak tentang apa yang merupakan perilaku yang pantas dan tidak pantas. Berbicara dengan mereka secara terbuka dan jujur tentang tubuh, privasi, dan batasan-batasan pribadi.

2. Pahami Tanda-tanda Pelecehan: Kenali tanda-tanda pelecehan, baik fisik maupun perilaku. Ini bisa termasuk perubahan drastis dalam perilaku, emosi, atau tanda-tanda fisik seperti luka atau lecet.

3. Ketahui Lingkungan Anak Anda: Pastikan Anda mengenal siapa yang berinteraksi dengan anak Anda, baik di lingkungan sekolah, tempat bermain, atau lingkungan sosial lainnya.

Baca Juga: Data Fakta Berulang Kali Siswi SMA di Gowa Diperkosa hingga Pingsan di Kantor Polisi, Pelakunya Ternyata Orang Kuat

4. Supervisi: Awasi anak Anda dengan cermat saat berada di lingkungan baru atau saat berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Pastikan mereka tidak ditinggalkan sendirian dalam situasi yang berisiko.

5. Pentingnya "Tidak" dan Batasan: Ajarkan anak untuk bersikap tegas dan mengatakan "tidak" jika mereka merasa tidak nyaman dengan situasi atau sentuhan. 

Dorong mereka untuk berbicara kepada Anda tentang situasi yang mereka anggap tidak pantas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI