SUARA PEKANBARU - Hingga saat ini Partai Keadilan Sejahtera masih mempertimbangkan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden Anies Baswedan.
"Suka tidak suka" jika masih mau mengusung Anies Baswedan, PKS seharunya mau menerima Cak Imin "apa adanya".
Hal itu jadi dasar, lantaran tanpa PKS, NasDem dan PKB tetap masih bisa mengusung Anies Baswedan.
Seperti diketahui jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sama sekali belum mengiyakan 100 persen Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) yang diajukan Koalisi Perubahan untuk Persatuan sebagai pasangan Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.
PKS masih mencari jalan agar benar- benar bisa bersama Cak Imin memenangkan Anies Baswedan sebagai persiden mendatang.
Sejatinya PKS masih punya waktu hingga September akhir, sebelum pendaftaran pasangan capres-cawapres dibuka pada Oktober mendatang.
Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri mengatakan, majelis syura partainya diperkirakan bakal memutuskannya pada akhir September 2023.
"Sebelum pendaftaran seharusnya sudah. Kan pendaftaran di awal Oktober, berarti akhir September ini harus sudah ada keputusan, paling mentok lah," ujar Mabruri kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (5/9/2023). (*)