pekanbaru

Anies Baswedan Ogah Disebut Petugas Partai Soal Menerima Cak Imin sebagai Bakal Calon Wapres

Suara Pekanbaru Suara.Com
Rabu, 06 September 2023 | 08:54 WIB
Anies Baswedan Ogah Disebut Petugas Partai Soal Menerima Cak Imin sebagai Bakal Calon Wapres
Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Anies Baswedan ogah disebut petugas partai. (SuaraJatim/Dimas Angga)

SUARA PEKANBARU - Bakal Calon Presiden Partai NasDem, Anies Baswedan memberi pernyataan mengejutkan soal pemilihan Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin sebagai bacawapres.

Anies Baswedan menegaskan dirinya bukan petugas partai ketika NasDem menyodorkan nama Cak Imin untuk mendampinginya.

Hal itu dijelaskan Anies Baswedan saat berhadapan dengan Najwa Shihab di acara Mata Najwa belum lama ini. 

"Seberapa jauh Anda terlibat dalam proses ketika akhirnya memutuskan Gus Imin menjadi pasangan? Karena yang tampak di publik keputusan ini diambil oleh Bapak Surya Paloh selaku Ketua Umum NasDem dan Anda hanya ditugaskan untuk menjalankan keputusan itu selayaknya petugas partai," kata Najwa bertanya pada Anies Baswedan.

Anies Baswedan menjelaskan, dirinya bukan petugas partai seperti yang ditanyakan Najwa Shihab.

Seandainya nama yang disodorkan Surya Paloh tidak sesuai kebutuhan pemenangan, namu itu diterima maka itu petugas partai.

"Apabila Pak Surya Paloh mengajukan nama yang tidak relevan dengan kebutuhan pemenangan, dan saya harus melaksanakannya, maka saya petugas partai," jalas Anies Baswedan. 

Dijelaskan Anies, petugas partai hanya semata-mata menjalankan perintah partai. "(Petugas partai) semata-mata menjalankan," kata Anies Baswedan. 

Namun lanjut Anies, nama yang dibawa Surya Paloh adalah sosok yang memang kuat di daerah yang dibutuhkan.

Baca Juga: Daftar Seleksi PPPK Riau: Cek Jadwal, Dibuka 17 September, Kuota 3.379 Formasi

Anies juga menyampaikan, jika mengundang PKB dan Muhaimin Iskandar sudah ada 
sejak Juni 2023 lalu.

"Tapi, kalau yang dibawa namanya adalah yang sesuai dengan kebutuhan kita. Seperti saya sampaikan tadi di bulan Juni," katanya.

Dalam upaya menapaki koalisi, Anies Baswedan berbicara pada semua perwakilan koalisi, PKS, NasDem, dan Demokrat, untuk mengundang PKB.

"Kepada semua saya sampaikan. Kita perlu mengundang PKB, kenapa? Karena kita lemah di Jawa Timur, lemah di Jawa Tengah," kata Anies Baswedan. 

Dia menjabarkan, koalisi membutuhkan partai tambahan yang kuat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Dan kita membutuhkan partai yang punya basis kuat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jadi ketika ada nama ini (Cak Imin). Ini adalah nama yang sesuai dengan kebutuhan," jelasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI